4 Komponen Darah dan Fungsinya

Darah adalah cairan yang merupakan jenis jaringan ikat. Darah terdiri dari sel-sel darah dan cairan darah (plasma). Dua fungsi utama darah adalah mengangkut zat ke sel  dan imunitas terhadap agen infeksi seperti bakteri dan virus. Darah adalah komponen dari sistem kardiovaskular. Darah beredar ke seluruh tubuh melalui jantung dan pembuluh darah.

Komponen Darah

Darah terdiri dari beberapa komponen. Komponen utama dari darah adalah plasma, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Plasma

Plasma berfungsi untuk mengangkut nutrisi, gula, lemak, hormon, gas, dan bahan limbah yang ada di darah. Kadar plasma dalam darah sekitar 55 persen dari volume darah. Plasma terdiri dari air dengan beberapa zat yang terlarut didalamnya. Plasma mengandung garam, protein, dan sel-sel darah.

Komposisi darah

Sel Darah Merah (Eritrosit)

Fungsi darah merah adalah mendistribusikan oksigen ke jaringan dan organ sel, serta mengambil karbon dioksida  untuk transportasi ke paru-paru yang dikeluarkan dari tubuh. Sel-sel ini menentukan jenis darah dan merupakan jenis sel yang paling melimpah dalam darah. Sel darah merah memiliki apa yang dikenal sebagai bentuk cekung ganda.  Sel darah merah tidak memiliki inti, tetapi mereka mengandung jutaan molekul hemoglobin. Besi yang mengandung protein ini mengikat molekul oksigen yang diperoleh di paru-paru dan mengangkut mereka ke berbagai bagian tubuh.

Komposisi darah

Sel Darah Putih (Leukosit)

Sel-sel darah putih berfungsi dalam sistem kekebalan tubuh dan sistem limfatik dengan mempertahankan tubuh terhadap infeksi. Sel-sel ini menemukan, menghancurkan, dan menghapus patogen dan benda asing dari tubuh. Ada beberapa jenis sel darah putih, masing-masing dengan fungsi yang berbeda. Contohnya termasuk limfosit, monosit, neutrofil, basofil, dan eosinofil.

Sel darah putih

 

Trombosit

Trombosit berfungsi dalam proses pembekuan. Ketika trombosit menemukan sebuah pembuluh darah terluka, mereka mengumpul untuk menutup luka di pembuluh darah. Komponen sel ini terbentuk dari potongan-potongan sel yang ditemukan di sumsum tulang.

Trombosit

Sel darah diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang sel induk berkembang menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Sel darah matang memiliki berbagai rentang kehidupan. Sel darah merah beredar selama sekitar 4 bulan, trombosit selama sekitar 9 hari, dan sel darah putih berkisar dari sekitar beberapa jam sampai beberapa hari. Produksi sel darah sering diatur oleh struktur tubuh seperti kelenjar getah bening, limpa, hati, dan ginjal. Ketika oksigen dalam jaringan rendah, tubuh merespon dengan merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah yang lebih. Ketika tubuh terinfeksi, sel-sel darah putih yang diproduksi.

You may also like...

2 Responses

  1. Nicolas says:

    Mogaan bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *