Ciri-ciri Filum Cnidaria (Coelenterata)

Keberadaan hewan ini sangat penting bagi ekosistem laut. Salah satu manfaat anggota filum cnidaria adalah mampu membentuk lingkungan terumbu karang (coral reef). Fungsi dari terumbu karang adalah sebagai pelindung pantai dari abrasi, tempat hidup berbagai anggota Avertebrata lain, tempat berlindung, tempat mencari makan bagi ikan, dan tempat bertelurnya berbagai jenis ikan dan biota laut, serta tempat pemijahan ikan dan udang secara alami. Selain itu, keindahan terumbu karang juga menjadi daya tarik ekowisata. Hewan laut ini dapat dikonsumsi sebagai sumber protein, contohnya adalah jelly fish atau ubur-ubur. Hal ini karena ubur-ubur memiliki kandungan protein yang tinggi.

ubur-ubur

ubur-ubur

Cnidaria memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki rongga tubuh (coelom) berupa rongga gastrovasculer yang berfungsi sebagai alat pencernakan dan sirkulasi makanan. Sistem pencernaan berlangsung secara ekstraseluler (dalam gastrovaskuler) dan intraseluler (dalam sel endoderm).
  • Diploplastik, dinding tubuh terdiri 2 lapisan, yaitu ektoderm ( lapisan luar ) dan endoderm (lapisan dalam). Antara kedua lapisan tersebut terdapat lapisan mesoglea (tengah).
  • Memiliki 2 bentuk kehidupan, yaitu bentuk polip dan medusa. Bentuk polip dengan ciri hidup soliter / berkoloni, menempel / menetap pada subtrat dasar, dan berkembang biak dengan cara vegetatif. bentuk polip yang berkoloni dinamakan polimorfisme. Bentuk medusa dengan ciri hidup bergerak aktif / berenang bebas, berkembang biak dengan cara generatif.
  • Sistem reproduksi secara metagenesis, yaitu pergiliran keturunan antara vegetatif dengan generatif. secara vegetatif dengan membentuk kuncup / tunas / gemullae, dan secara generatif melalui pembuahan ovum dengan sperma.
  • Sistem respirasi melalui seluruh tubuh secara difusi. Sistem syaraf dengan membentuk jala, yaitu berupa ganglion syaraf.
  • Sistem gerak dengan menggunakan tentakel yang terdapat pada sekitar mulut. Tentakel juga berfungsi untuk menangkap dan memasukkan makanan. Pada ujung tentakel terdapat sel knidoblast, setiap knidoblast mengandung alat penyengat yang dinamakan nematokist, yang berfungsi untuk mempertahankan diri dan melumpuhkan mangsa kedalam tubuhnya.
  • Habitat umumnya di laut, kecuali Hydra sp (di air tawar).

 

Peranan Cnidaria

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *