Fungsi Jaringan Epidermis

Fungsi Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis berasal dari kata Epidermis berasal dari kata epi yang artinya luar atau tepi dan dermis yang artinya kulit atau lapisan. Jaringan epidermis merupakan salah satu komponen dari jaringan dewasa atau permanen, selain komponen jaringan parenkim, xilem, floem, kolenkim, dan sklerenkim. Jaringan dewasa atau permanen adalah jaringan yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi. Diferensiasi merupakan perubahan bentuk sel yang disesuaikan dengan fungsinya. Sedangkan spesialisasi adalah pengkhususan sel yang mendukung suatu fungsi tertentu. Jaringan dewasa umumnya sudah tidak mengalami pertumbuhan lagi. Jaringan epidermis merupakan jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis.

Gambar jaringan epidermis
Gambar jaringan epidermis

Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. Akan tetapi, ada tiga bentuk modifikasi sel-sel epidermis yang tidak berhubungan langsung dengan fungsi perlindungan, seperti berikut.

  • Modifikasi membentuk stomata pada permukaan daun. Stomata sangat penting untuk menunjang proses respirasi dan fotosintesis.
  • Modifikasi membentuk lentisel , yaitu daerah di lapisan gabus dengan susunan sel yang cukup renggang. Lentisel berperandalam pertukaran gas di batang.
  • Modifikasi membentuk rambut akar . Rambut akar adalah perluasan sel epidermis yang berfungsi mengoptimalkan penyerapan air dan mineral dari dalam tanah.

Jaringan epidermis akan membentuk derivat epidermis berupa stomata, trikoma, sel kipas, dan epidermis ganda. Macam-macam jaringan epidermis adalah:
1. Epidermis daun
Jaringan epidermis daun terletak pada permukaan daun dan tidak berklorofil (kecuali pada sel penutup stomata). Modifikasi dari epidermis daun adalah terbentuknya kutikula, lapisan lilin, bulu-bulu halus, dan stomata.
2. Epidermis batang
Epidermis batang memiliki dinding sel yang lebih kuat dan keras serta sel-selnya rapat. Epidermis batang mengalami modifikasi membentuk kutikula dan bulu sebagai pelindung.
3. Epidermis akar
Epidermis akar memilki dinding sel yang lebih tipis. Modifikasi epidermis akar membentuk bulu-bulu akar yang berfingsi untuk penyerapan dan memperluas daerah penyerapan unsur-unsur hara dalam tanah.

You may also like...

4 Responses

  1. Raidyris says:

    I simply want to tell you that I am newibe to blogging and definitely loved your web-site. Almost certainly I’m want to bookmark your blog post . You amazingly have amazing articles. Appreciate it for sharing with us your website page.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *