Macam – macam Komponen Abiotik

Macam – macam Komponen Abiotik

Gejala alam abiotik merupakan keadaan atau ciri dari benda tak hidup. Contoh gejala alam abiotik antara lain pada musim hujan, air turun ke bumi dan sering kali menyebabkan banjir, ukuran batu ada yang besar dan kecil, dan batu di gurun menjadi pasir, karena pelapukan, gejala alam abiotik meyangkut komponen abiotik seperti udara, air, tanah, suhu, cahaya, dan kelembapan.

Komponen abiotik
Komponen abiotik

A. Udara

Udara sangat penting bagi makhluk hidup. Udara mengandung beberapa unsur seperti oksigen, karbon dioksida, dan nitrogen. Oksigen digunakan untuk kita bernapas dan hasilnya karbon dioksida yang digunakan oleh tumbuhan untuk fotosintetis.

B. Air

Air merupakan kebutuhan utama untuk hidup karena metabolisme makhluk hidup bergantung pada ketersediaan air. Beberapa makhluk hidup memerlukan air sebagai media hidupnya. Hal-hal penting pada air yang memengaruhi kehidupan makhluk hidup adalah suhu air, kadar mineral air, salinitas, dan kedalaman air.

C. Tanah

Tanah selain berfungsi sebagai tempat berpijak bagi mkhluk hidup juga berfungsi sebagai sumber terdapatnya mineral-mineral yang banyak dibutuhkan oleh tubuh, misalnya karbon, belerang, kalsium, natrium, dan kalium.

D. Suhu

Makhluk hidup membutuhkan suhu tertentu untuk menjalankan aktivitasnya.Suhu maksium, yaitu suhu yang paling tinggi yang memungkinkan makhluk hidup masih dapat hidup. Suhu optium, yaitu suhu yang paling baik untuk dapat hidup. Suhu minium, yaitu suhu yang paling rendah yang memungkinkan makhlup hidup masih dapat hidup.

E. Cahaya matahari

Cahaya matahari merupakan sumber energi utama di permukaan bumi. Cahaya matahari diperlukan oleh tumbuhan hijau untuk membantu proses fotosintetis.

F. Kelembapan

Kelembapan udara tidak berpengaruh langsung terhadap makhluk hidup. Tetapi makhluk hidup dapat manyesuaikan diri dengan kelembapan udara.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *