Pengertian dan Macam-macam Transpor Aktif Sel

Pengertian dan Macam-macam Transpor Aktif Sel

A. Pengertian Transpor Aktif

Transpor aktif adalah perpindahan molekul atau ion dengan menggunakan energi dari sel itu melalui membran plasma, dan perpindahan tersebut dapat terjadi meskipun menentang konsentrasi.

Transpor aktif sel

Dalam proses transpor aktif diperlukan energi . Energi ini berasal dari dalam sel . energi ini berguna untuk melawan gradien konsentrasi. Transpor aktif mempunyai peranan yang vital pada suatu sel karena proses ini sangat diperlukan untuk memelihara keseimbangan molekul-molekul di dalam sel.
Sumber energi untuk transpor aktif adalah ATP (adenosin trifosfat). Transpor aktif dibedakan menjadi transpor aktif primer primer dan transpor aktif sekunder . Transpor aktif primer membutuhkan energi dalam bentuk ATP, sedangkan transpor aktif sekunder memerlukan transpor yang tergantung pada potensial membran. Kedua jenis transpor tersebut saling berhubungan erat karena transpor aktif primer akan menciptakan potensial membran dan ini memungkinkan terjadinya transpor aktif sekunder.
Transpor aktif primer dicontohkan pada keberadaan ion K+ dan Na+ dalam membran. Kebanyakan sel memelihara konsentrasi K+ lebih tinggi di dalam sel daripada di luar sel. Sementara konsentrasi Na+ di dalam sel lebih kecil daripada di luar sel.
Transpor aktif sekunder dicontohkan pada asam amino dan glukosa dengan molekul pengangkutannya berupa protein transpor khusus. Pengangkutan tersebut bersama dengan pengangkutan Na+ untuk berdifusi ke dalam sel. Pengangkutan Na+ adalah transpor aktif primer yang memungkinkan terjadinya pontensial membran, sehingga asam amino dan glukosa dapat masuk ke dalam sel.

B. Macam-macam Transpor Aktif

Macam-macam transpor aktif adalah
1. Pompa Natrium-Kalium
Pompa natrium-kalium tergolong transpor aktif, artinya sel mengeluarkan energi untuk mengangkut kedua macam ion tersebut.
2. Endositosis
Endositosis adalah peristiwa memasukkan zat padat atau tetes cairan ke dalam sel melalui membran. Proses endositosis terjadi pada amoeba dan sel-sel tubuh pada vertebrata, seperti sel darah putih, sel-sel ginjal, epitelium usus, dan makrofag hati. Penangkapan kuman penyakit oleh sel darah putih dengan cara endositosis disebut fagositosis.
3. Eksositosis
Eksositosis adalah peristiwa mengeluarkan zat padat atau tetes cairan ke dalam sel melalui membran. Proses eksositosis terjadi pada sel kelenjar atau sel sekresi seperti pada kelenjar pencernaan yang menghasilkan getah pencernaan,

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *