Struktur dan Fungsi Badan Golgi

Struktur dan Fungsi Badan Golgi

Badan golgi atau disebut juga dengan Aparatus golgi atau komplek golgi atau diktiosom ditemukan dalam semua sel tumbuhan dan hewan dan terletak dekat dengan retikulum endoplasma. Jumlah badan golgi  dalam sel bervariasi. Sel hewan cenderung memiliki badan golgi yang lebih sedikit dan lebih besar. Sel tumbuhan dapat berisi badan golgi yang berjumlah ratusa lebih kecil dari sel hewan. Badan golgi adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom.

Struktur Badan Golgi

Badan golgi mempunyai struktur yang mirip dengan berkas kantung berbentuk cakram yang bercabang dan menjadi serangkaian pembuluh yang menyempit di ujungnya. Pembuluh ini berfungsi untuk mengumpulkan dan membungkus karbohidrat serta zat-zat lain untuk diangkut ke permukaan sel. Badan Golgi tersusun atas setumpuk kantong pipih dari membran ( sisterna) dengan sejumlah lubang (fenestrasi) yang jumlahnya tiga sampai delapan sisterna, bahkan ada yang sampai puluhan sisterna. Jenis sel dan aktivitas metabolismenya akan mempengaruhi jumlah dan ukuran badan Golgi.

Badan golgi

Pada pengamatan dengan menggunakan mikroskop elektron, struktur badan Golgi lebih mirip kantung-kantung pipih yang tersusun bertumpuk dan dibatasi membran. Masing-masing tumpukan biasanya tersusun atas 3 hingga 7 sakulus atau kantung. Tiap tumpukan akan tampak cembung menghadap ke inti sel dan cekung menghadap bagian luar sel. Untuk sakulus bagian atas mempunyai fenestra di bagian tepi. Badan Golgi terletak pada nukleus atau inti sel, sentrosom, dan sel-sel sekretoris seperti pankreas.
Badan Golgi berdiameter sekitar 6–8 nm. Unit dasar Badan golgi adalah diktiosom atau Golgi field. Apparatus Golgi terdiri atas tumpukan 3-8 membran yang berbentuk arkuata (menyerupai busur) dalam jarak dekat satu sama lainnya. Membran mengelilingi isterna sempit yang panjang, yang sedikit melebar pada ujung-ujungnya. Sisterna Golgi selalu didampingi vesikel Golgi vesicles, yang mengantar dan mengekspor material (vesikel transpor). Materi yang diterima dari RE dimodifikasi dan disimpan dalam badan golgi dan akhirnya dikirim di permukaan sel atau tujuan yang lain.
Membran badan golgi berbentuk tubulus dan vesikula. Membran berbentuk tubulus mempunyai kantung-kantung kecil yang berisi bahan-bahan yang diperlukan oleh badan golgi, diantaranya enzim untuk pembentuk dinding sel. Secara umum struktur badan Golgi hampir serupa dengan Retikulum Endoplasma. Hanya saja, Badan Golgi mempunyai berlapis-lapis ruangan saling tertutupi oleh oleh membran. Seperti struktur kimia molekul badan Golgi mempunyai 2 bagian, cis dan trans. Bagian cis dari badan golgi menerima vesikel-vesikel yang berasal dari Retikulum Endoplasma Kasar. Vesikel ini kemudian diserap ke ruangan-ruangan di dalam Badan Golgi. Ruangan-ruangan tersebut akan bergerak dari sisi cis menuju ke sisi trans. Setelah itu masing-masing ruangan tersebut akan memecahkan diri dan membentuk vesikel yang lain. Dengan proses ini vesikel siap untuk disalurkan ke bagian-bagian sel yang lain atau dikeluarkan dari dalam sel.

Fungsi Badan Golgi

Berikut beberapa fungsi badan golgi:

  • Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi.
  • Membentuk membran plasma.
  • Membentuk dinding sel tumbuhan
  • Membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzimuntuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom.
  • Tempat untuk memodifikasi protein
  • Untuk membentuk lisosom
  • Membentuk Akrosom pada spermatozoa
  • Membantu proses biosintesis glikprotein dan glikolipida.
  • Proses pembentukan di dnding sel.
  • Membentuk membran plasma
  • Melepaskan sekresi pada permukaan sel.
  • Membentuk mikrosom dan akrosom.
  • Membentuk kantung–kantung yang dikenal dengan vesikula untuk sekresi sel.
  • Membentuk membran plasma.
  • Membantu proses pembentukan dinding sel tumbuhan
  • Membentuk akrosom pada spermatozo.
  • Lokasi untuk memodifikasi protein
  • Menyortir dan memaketkan molekul–molekul untuk mempermudah proses sekresi sel.
  • Membentuk lisosom.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *