Pengertian Rumus Kecepatan Vertikal dan Contohnya

Kecepatan vertikal adalah tipe khusus dari kecepatan karena kecepatan dalam arah vertikal selalu dipengaruhi oleh percepatan gravitasi. Setiap objek yang dilemparkan ke bawah, atau turun dalam arah vertikal dipengaruhi oleh percepatan ini, yang memiliki magnitudo 10 m/s2 diarahkan ke bawah (menuju pusat bumi) . Pepatah ‘apa yang naik harus turun’ adalah gambaran sempurna dari kecepatan vertikal. Gravitasi bumi akan menyebabkan benda jatuh kembali ke bumi dengan kecepatan  10 m/s2.

gerak vertikal mempunyai kecepatan vertikal

gerak vertikal mempunyai kecepatan vertikal

Terjun payung dan melemparkan diri dari pesawat sampai menyebarkan parasut . Melempar bola ke atas dan menangkap bola karena jatuh kembali ke bawah. Ini adalah contoh situasi yang melibatkan kecepatan vertikal. Pertama, mari mendefinisikan kecepatan. Kecepatan adalah kuantitas matematika yang memberitahu seberapa cepat posisi berubah. Misalnya, jika bergerak selama 30 meter dalam 10 detik, maka kecepatan (30 meter) / (10 detik) atau 3 meter / detik. Kecepatan adalah besaran vektor, jadi harus menentukan besarnya kecepatan (yang menunjukkan ukuran) dan arah kecepatan (yang menunjukkan di mana itu akan). Dalam gerak satu dimensi, besarnya adalah seberapa besar tingkat perubahan adalah (misalnya, 30 meter / detik), dan arah dilambangkan dengan plus (+) (sampai dan arah kanan) atau minus (- ) (untuk turun dan arah kiri).

Rumus Kecepatan Vertikal

Menghitung kecepatan vertikal adalah sedikit berbeda dari perhitungan kecepatan umum dan kecepatan horisontal karena percepatan gravitasi, yang dilambangkan dengan huruf g dalam persamaan. Setiap kali melihat g dalam sebuah persamaan, mengacu pada 10 m/s2. Untuk menghitung kecepatan vertikal objek setiap saat t, perlu mengetahui kecepatan awal dan waktu yang menarik. Rumus untuk menghitung kecepatan vertikal untuk setiap waktu t adalah:

V = Vo – gt

Vo = kecepatan awal

g = percepatan gravitasi = 10 m/s2

t = waktu (sekon)
Karena kecepatan adalah vektor, maka kecepatan vertikal menghitung menggunakan persamaan ini bisa positif, negatif, atau nol. Mari lihat beberapa contoh. Sebuah bola dijatuhkan dari gedung tinggi. Berapakah kecepatan vertikal bola setelah 5 detik? Perhatikan bahwa istilah turun selalu berarti bahwa kecepatan awal adalah nol. Sehubungan Dengan Itu:

V = Vo – gt

V = 0 – (10 m/s2 . 5 s)

V = – 50 m/s

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *