Larutan Penyangga dalam Tubuh Manusia

Apa saja peranan larutan penyangga? Bagaimana larutan penyangga tersebut dapat mempertahankan pH-nya? Berikut peran larutan penyangga dalam tubuh manusia.

Penyangga Karbonat dalam Darah

Adanya sistem penyangga H₂CO₃/HCO₃ˉ dalam darah, sehingga darah memiliki pH yang relatif tetap di sekitar 7,4. Sistem penyangga tersebut dapat menetralisasi zat-zat yang masuk baik bersifat asam maupun basa. Perbandingan konsentrasi H₂CO₃ : HCO₃ ˉ dalam darah sekitar 20 : 1

larutan penyangga dalam darah

Sistem Penyangga Fosfat dalam Cairan Sel Darah Merah

Tempat berlangsungnya reaksi metabolisme dalam tubuh terjadi dalam intrasel. Pada cairan tersebut dihasilkan zat-zat yang bersifat asam atau basa. pH dalam cairan intrasel selalu di jaga tetap agar enzim-enzim dapat bekerja dengan baik.

Sistem penyangga dalam cairan intrasel adalah penyangga fosfat (H₂PO₄ ˉ/HPO₄ˉ²ˉ) dengan perbandingan yang selalu tetap sehingga menyebabkan pH larutan tetap.

Sistem Penyangga Asam Amino

Dalam struktur asam amino terdapat gugus yang bersifat asam dan basa yang dapat berguna sebagai sistem penyangga dalam tubuh. Jika terjadi kelebihan ion H⁺ atau ion OH ˉ akan di ikat oleh gugus yang bersifat asam atau basa. Larutan yang mengandung asam amino memiliki pH relatif tetap.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *