Klasifikasi Cyanobacteria

Cyanobacteria hidup di air dan dapat memproduksi makanannya sendiri. Karena cyanobacteria adalah bakteri, cyanobacteria cukup kecil dan biasanya uniseluler, meskipun cyanobacteria sering tumbuh di koloni cukup besar. Cyanobacteria adalah salah satu kelompok terbesar dan paling penting dari bakteri di bumi.

Klasifikasi Cyanobacteria

Cyanobacteria digolongkan sebagai berikut.

1. Ganggang hijau-biru yang bersel satu.

Contoh:

  • Chroococcus, hidup di dasar kolam atau tembok yang basah.
  • Gleocapsa, hidup di permukaan batu yang basah.
Chroococcus

Chroococcus

2. Ganggang hijau-biru berkoloni.

Contoh: polystis, terdiri atas sel-sel yang berbentuk bola yang bergerombol seperti anggur,

Ganggang hijau-biru berkoloni

Polystis, ganggang hijau-biru berkoloni

 

3. Ganggang hijau-biru yang berbentuk benang.

Oscillatoria

Oscillatoria

Contoh:

  • Oscillatoria, berbentuk benang yang tersusun atas sel-sel yang pipih rapat dan tidak di selubungi lendir.
  • Nostoc, tersusun atas sel-sel yang terbentuk bola.
  • Anabaena, sel berbentuk bola, mempunyai akinen dan heterosista (penambat nitrogen).

Banyak deposit minyak proterozoikum dihasilkan karena aktivitas cyanobacteria. Cyanobacteria juga penyedia penting pupuk nitrogen dalam budi daya padi dan kacang-kacangan. Cyanobacteria juga  sangat penting dalam membentuk evolusi dan perubahan ekologi sepanjang sejarah bumi. Atmosfir oksigen pun tergantung pada dihasilkannya oleh berbagai cyanobacteria selama Archaean dan Proterozoiku. Sebelum waktu itu, atmosfir memiliki unsur kimia yang sangat berbeda, tidak cocok untuk kehidupan seperti yang kita kenal sekarang ini.

Kontribusi besar lainnya dari cyanobacteria adalah asal tanaman. Kloroplas dengan tanaman yang membuat makanan untuk diri cyanobacteria sendiri sebenarnya adalah sebuah cyanobacterium yang tinggal dalam sel-sel tanaman. Suatu saat di akhir Proterozoikum, atau dalam Cambrian awal, cyanobacteria mulai mengambil tempat tinggal di dalam sel eukariot tertentu, membuat makanan untuk eukariota. Kondisi ini dikenal sebagai endosimbiosis, dan juga asal mitokondria eukariotik. Karena cyanobacteria dapat berfotosintetis dan berada di perairan, cyanobacteria sering disebut “ganggang biru-hijau”.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *