Apa perbedaan koloid dan suspensi

Sebuah koloid adalah zat yang partikel mikroskopis yang tersebar di mediumnya, tetapi tidak terlarut di dalamnya. Jika dibiarkan tidak terganggu, partikel tersebar tidak akan membentuk endapan. Batu apung bisa menjadi contoh dari koloid yang merupakan partikel udara tersebar di batu padat.

Emulsi adalah suatu jenis koloid, mengacu pada partikel mikroskopis cairan tersebar dalam cairan lain. Susu bisa menjadi contoh emulsi yakni partikel lemak susu tersebar di medium pendispersi air.

Suspensi mirip dengan koloid kecuali bahwa partikel tersebar cenderung lebih besar dan akhirnya akan membentuk endapan. Pasir dalam air bisa menjadi contoh suspensi, jika diguncang-guncangkan maka pasir akan melarut dalam air, tetapi jika dibiarkan hal itu akan mengendap di bagian bawah.

Perbedaan koloid dan suspensi adalah:

Koloid:

(i) Koloid tampaknya homogen, tetapi sebenarnya campuran heterogen.

(ii) Dalam koloid, partikel dapat dilihat hanya dengan mikroskop.

(iii) Dalam koloid, ukuran partikel antara 10-7 sampai 10-9 m.

(iv) Konstituen atau kandungan koloid tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan.

Suspensi:

(i) Suspensi merupakan campuran heterogen dari padatan yang tersebar dalam cairan atau gas.

(ii) Dalam suspensi, partikel bisa dilihat dengan mata telanjang.

(iii) Dalam suspensi, ukuran atau partikel lebih besar dari 10-7 m.

(v) Konstituen atau kandungan suspensi dapat dipisahkan dengan penyaringan biasa.

You may also like...

2 Responses

  1. Filosopi says:

    Mantap,makasih info nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *