Apa yang dimaksud dengan larutan non elektrolit

Campuran homogen disebut juga dengan larutan. Larutan ada yang bersifat elektrolit dan non elektrolit. Apa yang dimaksud dengan larutan non elektrolit?

Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik karena zat terlarutnya di dalam pelarut tidak dapat menghasilkan ion-ion (tidak terionisasi) tetapi tetap dalam bentuk molekul yang tidak bermuatan listrik. Contoh larutan nonelektrolit adalah: Larutan urea ( CO(NH2)2 ), Larutan glukosa ( C6H12O6 ), dan Larutan alkohol dan lain-lain.

Sifat dan pengamatan larutan non elektrolit adalah sebagai berikut: tidak terionisasi, tidak menghantarkan listrik, lampu tidak menyala, dan tidak terdapat gelembung gas. Jika derajat ionisasi suatu larutan sama dengan 0, ini mengindikasikan zat tersebut tergolong larutan non elektrolit. Artinya adalah zat tersebut tidak mengalami ionisasi/tidak menghasilkan ion positif dan ion negative, semuanya dalam bentuk molekul netral.

Manfaat larutan non elektrolit dalam kehidupan sehari-hari adalah gula, urea, alkohol, air suling, dan sabun. Sabun mangandung gliserin. Gliserin adalah tidak ada dalam sabun komersial keras. Komersial produsen sabun gliserin ekstrak, oleh-produk dalam pembuatan sabun. Gliserin hadir dalam nabati dan lemak hewani. nabati dan hewani lemak adalah bahan dasar dalam membuat sabun termasuk sabun komersial. Namun, Perusahaan sabun komersial menghilangkan gliserin dari sabun mereka dan menggunakannya dalam produk kecantikan lainnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *