Apa pengertian orientasi, insiden dan reorientasi teks cerita

Yang dimaksud dengan orientasi, insiden dan reorientasi dalam teks cerita adalah:

a. Orientasi atau pengenalan berisi informasi pembuka mengenai peristiwa atau kejadian sejarah yang akan diceritakan.

b. Insiden atau urutan peristiwa merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, yang biasanya disampaikan dalam urutan kronologis.

c. Reorientasi berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa atau kejadian sejarah yang diceritakan.

Teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan suatu peristiwa sejarah yang terjadi di masa lampau dan berdasarkan fakta. Peristiwa sejarah tersebut disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu terjadinya, dan peristiwa tersebut memiliki makna penting bagi kehidupan masyarakat. Sebuah teks dapat disebut teks cerita sejarah apabila strukturnya seperti struktur teks cerita sejarah. Selain itu di dalam teks cerita sejarah terdapat beberapa ciri kebahasaan.

Ciri kebahasaan teks cerita sejarah ditandai dengan adanya pronomina atau kata ganti, kata-kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, adanya kata kerja (verba) material, dan konjungsi (kata penghubung) temporal. Dalam teks sejarah bisa didapatkan beberapa kaidah kebahasaan di antaranya penggunaan konjungsi atau kata sambung yang menyatakan urutan peristiwa dan fungsi keterangan yang menyatakan waktu, tempat dan cara. Teks sejarah yang memang mengemukakan kejadian yang telah terjadi pada zaman dulu tentu waktu peristiwa itu harus jelas, begitupun dengan tempat kejadiannya harus jelas pula.

You may also like...

2 Responses

  1. Okfinna says:

    Kk konjungsi antar kalimat y kok enggak ada kk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *