Mengapa air raksa digunakan dalam termometer

Cairan yang ada di dalam termometer pada umumnya diisi oleh air raksa. Mengapa air raksa digunakan dalam termometer ? Dalam artikel ini akan disebutkan 4 alasan mengapa air raksa digunakan dalam termometer.

Air raksa digunakan dalam termometer karena:

a. Air raksa tidak membasahi dinding kaca,

b. Air raksa merupakan penghantar panas yang baik,

c. Kalor jenis raksa rendah akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup dapat mengubah suhunya,

d. Jangkauan ukur raksa lebar karena titik bekunya -39 ºC dan titik didihnya 357 ºC.

Termometer air raksa adalah termometer cairan yang menggunakan air raksa sebagai pengisinya. Termometer air raksa merupakan termometer yang banyak digunakan dibandingkan dengan termometer alkohol. Termometer air raksa sering disebut termometer maksimum karena dapat mengukur suhu yang sangat tinggi. Jika suhu panas, air raksa akan memuai sehingga kita akan melihat air raksa pada tabung kaca naik. Ketika suhu turun, air raksa akan tetap berada pada posisi ketika suhu panas.

Termometer air raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait. Celsius memakai dua titik penting pada skalanya: suhu saat es mencair dan suhu penguapan air. Es mencair pada tanda kalibrasi yang sama pada termometer yaitu pada uap air yang mendidih. Saat dikeluarkan termometer dari uap air, ketinggian air raksa turun perlahan. Ini berhubungan dengan kecepatan pendinginan (dan pemuaian kaca tabung). Jadi pegukuran suhu celsius menggunakan suhu pencairan dan bukan suhu pembekuan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *