Pengertian Negara menurut Para Ahli

Secara etimologis, negara berasal dari bahasa asing staat (Belanda), atau state (Inggris). Kata staat maupun state berasal dari bahasa Latin, yaitu statum yang berarti menempatkan secara berdiri, membuat berdiri, dan menempatkan. Kata status dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang menunjukkan sifat atau keadaan tegak dan tetap.
Nicocolo Machiavelli memperkenalkan istilah la stato dalam bukunya II Principe yang mengartikan negara sebagai kekuasaan. Kata negara di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu nagari atau negara yang berarti wilayah, kota atau penguasa.
Berikut pengertian negara menurut para ahli sebagai berikut:
a. George Jellinek
Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu.
b. Kranenburg
Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa.
c. Karl Marx
Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis) untuk menindak kelas yang lain (proletaliat/buruh).
d. Roger F. Soltou
Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat.
e. Logemann
Negara adalah organisasi kemasyarakatan yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. Organisasi itu adalah ikatan-ikatan fungsi atau lapangan (lapangan kerja tetap).
f. Thomas Hobbes
Negara adalah suatu tubuh yang dibuat oleh orang banyak yang masing-masing berjanji akan memakainya menjadi alat untuk keamanan dan perlindungan mereka.
g. J.J. Rousseau
Negara adalah perserikatan dari rakyat yang melindungi dan mempertahankan hak masing-masing diri dan harta benda anggota-anggota yang tetap hidup dengan bebas merdeka.
h. Hans Kelsen
Negara adalah suatu pergaulan hidup bersama dengan paksaan.
i. Soenarko
Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.
j. G.W.F. Hegel
Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal.

Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa negara merupakan :
a. Organisasi kekuasaan yang teratur.
b. Memiliki wilayah dan alat kelengkapan.
c. Memiliki kekuasaan yang bersifat memaksa.
d. Memiliki tugas mengurus kepentingan bersama.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *