Pengertian Reaksi Endoterm dan Reaksi Eksoterm

Perubahan kimia disebut juga dengan reaksi kimia. Reaksi kimia berdasarkan energi yang menyertainya dikelompokkan menjadi reaksi endoterm dan reaksi eksoterm. Adapun pengertian dan contoh reaksi endoterm dan eksoterm.

Reaksi endoterm adalah reaksi yang disertai dengan penyerapan kalor dari lingkungan.

H2 > H1 , sehingga ∆H = H2 – H1 > 0 , atau ∆H = + (positif).

Penulisan persamaan termokimianya ditunjukkan:

N2 (g) + 2O2 (g) → 2NO2 (g) ∆H = + 66,4 kJ

N2 (g) + 2O2 (g) → 2NO2 (g) – 66,4 kJ

Jadi besarnya entalpi reaksi = kalor reaksinya, tetapi tandanya berlawanan.

 

Reaksi eksoterm adalah reaksi yang disertai dengan pelepasan kalor ke lingkungan.

H2 < H1 , sehingga ∆H = H2 – H1 < 0 , atau ∆H = – (negatif).

Penulisan persamaan termokimianya ditunjukkan:

C (s) + O2 (g) → CO2 (g) ∆H = – 393,52 kJ

C (s) + O2 (g) → CO2 (g) + 393,52 kJ

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *