Contoh Campuran Homogen dan Heterogen

Berikut di bawah ini diberikan beberapa contoh campuran homogen dan campuran heterogen.

Contoh Campuran homogen

  1. udara
  2. air gula
  3. air hujan
  4. vodka
  5. cuka
  6. deterjen pencuci piring
  7. baja

Contoh Campuran heterogen adalah:

  1. sereal dalam susu
  2. sayuran sup
  3. pizza
  4. darah
  5. kerikil
  6. es di soda
  7. salad saus
  8. campuran kacang
  9. mangkuk permen berwarna
  10. tanah

Campuran adalah zat yang terdiri atas dua atau lebih zat yang bergabung menjadi satu tanpa komposisi tetap dan masih mempunyai  sifat zat asalnya. Sebagai contoh udara, air laut, sirop, tanah, lem, makanan, kuningan, perunggu, dan sebagainya. Sifat-sifat zat campuran: 1. Terdiri dari dua jenis zat tunggal atau lebih. 2. Komposisinya tidak tetap. 3. Masih mempunyai sifat zat asal.

Campuran Homogen adalah campuran yang memiliki komposisi dan sifat seragam. Misalnya, udara adalah campuran gas homogen. Satu sendok teh garam meja diaduk ke dalam segelas air juga membuat campuran homogen. Namun, meskipun satu sendok teh pasir dalam air akan membentuk campuran, itu tidak akan menjadi campuran homogen.

Campuran heterogen adalah suatu campuran yang terdiri dari dua bahan atau lebih yang memiliki fasa yang berbeda. Contohnya adalah pasir dimasukkan kedalam air, campuran ini merupakan campuran heterogen karena terdiri dari bahan-bahan yang memiliki fase berbeda, pasir dalam fase padatan dan air dalam fase cair.

You may also like...

3 Responses

  1. Akiko Ivana says:

    Membantu sekali,terimakasih buat blogger ny

  2. tatang says:

    terima kasih juga telah mengunjungi blog kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *