Pembuatan belerang trioksida dengan proses kontak

Reaksi pembuatan belerang trioksida dengan proses kontak:

2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g) H = – 184 kJ.

Untuk memperoleh presentase (SO3) yang besar maka harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Suhu harus rendah, suhu optimum 450 oC
  • Tekanan tinggi, tekanan optimum 1,5 – 2 atm
  • Tambah katalis V2O5

Bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan asam sulfat adalah belerang, oksigen, air dan katalis vanadium pentaoksida sebagai bahan pembantu. Pembuatan Asam Sulfat Menurut Proses Kontak Industri lainnya yang berdasarkan reaksi kesetimbangan yaitu pembuatan asam sulfat yang dikenal dengan proses kontak.

Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning , kuning kegelapan, dan kehitam-hitaman, karena pengaruh unsur pengotornya. Berat jenis : 2,05 – 2,09, kekerasan : 1,5 – 2,5 (skala Mohs), Ketahanan: getas/mudah hancur (brittle), pecahan: berbentuk konkoidal dan tidak rata. Kilap: damar Gores : berwarna putih. Sifat belerang lainnya adalah : tidak larut dalam air, atau H2SO4. Titik lebur 129oC dan titik didihnya 446oC. Mudah larut dalam CS2, CC14, minyak bumi, minyak tanah, dan anilin, penghantar panas dan listrik yang buruk. Apabila dibakar apinya berwarna biru dan menghasilkan gas-gas SO2 yang berbau busuk. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral- mineral sulfida dan sulfat.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *