Pengertian limbah organik, anorganik, B3 dan contohnya

Dalam istilah limbah dikenal dengan limbah organik, limbah anorganik, dan B3. Apa pengertian limbah organik, anorganik, B3 itu? Dan berikan masing-masing contohnya?

Limbah organik adalah limbah yang dapat mengalami proses penguraian secara alamiah, contoh limbah organik adalah sisa hewan dan tumbuhan. Limbah anorganik adalah limbah yang berasal dari sumber daya alam tidak terbarui dan sulit diuraikan secara alamiah oleh mikroorganisme, contoh limbah anorganik adalah seperti minyak bumi, plastik, kaleng, dan botol. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah limbah yang secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan, membahayakan lingkungan, kesehatan, dan kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Contoh limbah B3: oli, baterai, obat antinyamuk, pemutih, dan aki mobil.

Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: penyakit diare, kolera, tifus, penyakit jamur (misalnya jamur kulit), penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia) masuk ke dalam pencernaaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah, sampah beracun di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg).

Karena limbah dibuang ke lingkungan, maka masalah yang ditimbulkannya merata dan menyebar di lingkungan yang luas. Limbah gas terbawa angin dari satu tempat ke tempat lainnya. Limbah cair atau padat yang dibuang ke sungai, dihanyutkan dari hulu sampai jauh ke hilir, melampaui batas-batas wilayah akhirnya bermuara di laut atau danau, seolah-olah laut atau danau menjadi tong sampah. Limbah bermasalah antara lain berasal dari kegiatan pemukiman, industri, pertanian, pertambangan dan rekreasi.

You may also like...

2 Responses

  1. Gertie says:

    I was able to find good info from your blog articles. Lavonda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *