Apa yang dimaksud dengan papila

Lidah merupakan organ tubuh manusia yang sangat vital. Dengan adanya lidah manusia bisa membedakan rasa manis, pahit, asin dan dengan lidah pula terjadi komunikasi antar manusia. Pada lidah ada papila.

Apa yang dimaksud dengan papila? Papila adalah titik-titik pada lidah yang berfungsi sebagai perasa atau reseptor. Ada lebih dari 10.000 tunas pengecap pada lidah manusia, sel-sel ini tumbuh seminggu setelah itu digantikan oleh sel-sel yang baru. Sel-sel reseptor (tunas pengecap) terdapat pada tonjolan-tonjolan kecil pada permukaan lidah (papila). Sel-sel inilah yang bisa membedakan rasa manis asam, pahit dan asin.

Ada 4 jenis papila yaitu : Filiform, Fungiform, Foliata, dan Vallatae. Semua papila tersebut memiliki kuncup pengecap, kecuali papila vallatae yang hanya berfungsi untuk membantu memegang makanan. Selain berfungsi sebagai kuncup pengecap, papila juga membantu untuk memegang makanan. Manusia terlahir dengan kurang lebih 10.000 kuncup pengecap. Namun seiring dengan bertambahnya usia, sebagian kuncup pengecapnya mengalami atrofi /mati. Kuncup pengecap dapat membuat kita dapat menentukan apakah suatu makanan berasa manis, asam, pahit atau asin.

Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara. Struktur lainnya yang berhubungan dengan lidah sering disebut lingual, dari bahasa Latin lingua atau glossal dari bahasa Yunani.

Lidah adalah indra pengecap yang peka terhadap rangsang ang rasa, berupa larutan. Dengan lidah kita mampu mengetahui rasa suatu zat yabg terlarut di dalam air. Berbagai rasa yang dapat diketahui melalui lidah antara lain manis, asam, asin dan pahit. Selain sebagai indra pengecap, lidah juga fungsi lain sebagai berikut: membantu mengatur letak makanan di dalam rongga mulut dan embantu menelan makanan.

Lidah terdiri dari berkas-berkas otot bercorak yaitu : otot ekstrinsik  dan otot intrinsik. Otot ekstrinsik adalah serat otot yang menghubungkan lidah dengan bagian disekitarnya, berorigo di luar, terutama pada mandibula, tulang hyoid dan berinsersi pada lidah. Otot intrinsik adalah otot yang origo dan insersionya terdapat dalam lidah padaseptum lingua dan aponeurosis lingua. Otot-otot ini berjalan dalam 3 arah yang tegak lurus satu sama lain.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *