Sebutkan pengertian autokatalis dan 2 contoh autokatalis

Dalam kesempatan ini, akan diuraikan pengertian autokatalis dan 2 contoh autokatalis. Semoga bisa memberikan manfaat.

Autokatalis adalah zat hasil reaksi yang bertindak sebagai katalis. 2 contoh autokatalis adalah asam asetat (CH3COOH) dan ion mangan (II).

a. asam asetat (CH3COOH)

CH3COOH yang dihasilkan dari reaksi metil asetat dengan air merupakan autokatalis reaksi tersebut.

CH3COOCH3(aq) + H2O(l) → CH3COOH(aq) + CH3OH(aq)

Dengan terbentuknya CH3COOH, reaksi menjadi bertambah cepat.

b. ion mangan (II)

Oksidasi asam ethanedioic oleh ion manganat (VII). Dalam autokatalis, reaksi dikatalisis oleh salah satu produknya. Salah satu contoh yang paling sederhana dari hal ini adalah dalam oksidasi larutan asam ethanedioic (asam oksalat) oleh larutan diasamkan kalium permanganat. Reaksi sangat lambat pada suhu kamar. Hal ini digunakan sebagai titrasi untuk menemukan konsentrasi kalium manganat (VII) dan biasanya dilakukan pada suhu sekitar 60 ° C. Meski begitu, sangat lambat untuk memulai dengan. Reaksi dikatalisis oleh ion mangan (II). Ada jelas tidak ada dari mereka yang hadir sebelum reaksi dimulai, dan sehingga dimulai sangat lambat pada suhu kamar. Namun, jika Anda melihat persamaan, Anda akan menemukan ion mangan (II) antara produk. Semakin banyak katalis diproduksi sebagai hasil reaksi dan reaksi mempercepat.

Katalis adalah zat yang dapat mempercepat atau memperlambat reaksi yang pada akhir reaksi dilepaskan kembali dalam bentuk semula.  Katalis dibagi dua yaitu inhibitor dan katalisator. Katalisator adalah katalis yang mempercepat reaksi; katalisator, sedangkan inhibitor adalah katalis yang memperlambat reaksi.

Katalis dalam reaksi kimia berfungsi untuk mempercepat laju reaksi kimia. Hal ini sangat berguna dalam proses industri yang akan dimanfaatkan kegunaannya oleh manusia. Katalis dapat dibagi menjadi dua jenis utama yakni katalis heterogen dan homogen. Dalam reaksi heterogen, katalis berada dalam fase yang berbeda dari reaktan. Dalam reaksi homogen, katalis berada dalam fase yang sama dengan reaktan.

Jika Anda melihat suatu campuran dan dapat melihat batas antara dua komponen, zat tersebut berada dalam fase yang berbeda. Campuran berisi padat dan cair yang terdiri dari dua fase. Campuran berbagai bahan kimia dalam larutan tunggal hanya terdiri dari satu fase, karena Anda tidak bisa melihat batas antara mereka.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *