Sebutkan ciri-ciri aristokratis militeristik Sparta

Sistem pemerintahan Sparta seperti yang digariskan Lycurgus bersifat aristokratis militeristik.  Ciri-ciri aristokratis militeristik Sparta adalah:

a. Kepala pemerintahan dipegang dua orang raja yang memerintah secara turun-temurun, dan berkuasa mutlak terutama bila negara dalam keadaan bahaya.

b. Selain sebagai penguasa angkatan perang, raja juga menjadi pimpinan keagamaan.

c. Sparta adalah negara militer sehingga setiap anak laki-laki yang lahir telah dibiasakan untuk hidup keras dan kehidupannya telah diatur dan diawasi negara. Sparta mengenakan wajib militer bagi warganya sejak dewasa sampai dengan usia 60 tahun.

d. Raja dibantu oleh dewan penasihat yang disebut dengan Dewan Geruseria yang terdiri dari kaum bangsawan.

e. Untuk menyalurkan pendapat umum dibentuk semacam parlemen yang anggotanya terdiri dari rakyat biasa yang disebut Dewan Ephor

Sebutkan empat Suyu dalam pemerintahan Inka

Dalam menjalankan fungsi administratif pemerintahan Inka terbagi menjadi 4 wilayah yang dikenal dengan empat Suyu. Berikut empat Suyu dalam pemerintahan Inka tersebut:

a. Antisuyu, wilayahnya membentang di timur Cuzco terdiri dari pedalaman, hutan, bukit, dan Sungai Amazon. Suku Indian juga tinggal di wilayah ini sehingga tidak jarang suku Indian menyerang suku Inka.

b. Cuntisuyu, daratan di sebelah barat Cuzco.

c. Collasuyu, merupakan wilayah paling luas, lokasinya di selatan Cuzco meliputi Danau Titicaca dan wilayah Bolivia, Cili, dan Argentina.

d. Chinkosuyu, wilayahnya terdiri dari daratan sampai ke utara Cuzco.

Sebutkan keberhasilan yang dicapai Raja Darius

Berikut adalah keberhasilan yang dicapai Raja Darius:

a. Pemerintahannya bersifat desentralisasi dan diatur dengan adat lama sehingga tidak menimbulkan keguncangan.

b. Membuat jalan raya yang menghubungkan antara Persepolis dan daerah-daerah sekitar serta membangun pos-pos.

c. Wilayah kerajaan dibagi atas 20 ksatrapi yang masing-masing dikepalai oleh seorang wali negara yang disebut ksatrap.

Raja Darius lahir pada tahun 550 SM. Anak sulung dari pasangan Hystaspes dan Rhodugune. Sebelum memperoleh kekuasaan, ia adalah penombak dalam peperangan melawan Mesir (528–525 SM). Ia memperoleh kekuasaan dengan membunuh Bardiya (Raja sebelumnya). Setelah itu Darius Prince of Persia diangkat menjadi kaisar. Darius memperluas kekaisarannya dengan menaklukkan Trakia dan Makedon. Ia juga menyerang Saka, suku Iran yang menyerang Media dan membunuh Koresh yang Agung.

Bangsa Persia pada umumnya hidup nomaden. Mereka tinggal di kemah-kemah dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya demi mencari rerumputan segar dan keadaan cuaca yang lebih baik setiap tahun. Hal inilah yang membentuk watak bangsa Persia menjadi keras, individualis, dan terkadang merampok sanak saudaranya yang lebih beradab.

Bahasa yang digunakan bangsa Persia adalah bahasa Persia sendiri, yang merupakan bahasa tertua di dunia, termasuk jika dibandingkan dengan bahasa Arab. Bangsa Persia kini tersebar di wilayah Iran dan sekitarnya. Karena itu, tidaklah mengherankan jikalau bahasa Persia merupakan bahasa resmi Iran, juga Afghanistan dan Tajikistan. Sementara itu, bahasa Turki, Kurdi, Arab, Lori, Gilani, Mazandarani, dan Baluchi, merupakan bahasa setempat bangsa minoritas yang mendiami wilayah Iran

Jelaskan perkembangan kepercayaan bangsa Arya

Perkembangan kepercayaan bangsa Arya. Menurut Quek Geok Cheng dalam The Ancient History of India, Southeast Asia and China bahwa sebelum menganut Hinduisme, bangsa Arya memiliki kepercayaan terhadap dewa alam. Dewa yang disembah adalah dewa Surya (dewa matahari), dewa Indra (dewa petir), dan dewa Agni (dewa api). Namun setelah menetap di Lembah Sungai Gangga, kepercayaan bangsa Arya terhadap dewa alam mulai berkurang. Mereka mulai menyembah dewa-dewa dalam ajaran Hindu, seperti dewa Brahma (dewa pencipta), dewa Syiwa (dewa penghancur), dan dewa Wisnu (dewa pemeliharaan).

Sebutkan ciri-ciri meganthropus erectus

Manusia purba yang mempunyai rahang besar yang ditemukan di Sangiran, Tengah Jawa diberi nama Meganthropus. Manusia purba ini memiliki ciri khusus lainnya selain berahang besar.

Ciri-ciri meganthropus erectus antara lain:

a. Hidup antara 2 sampai 1 juta tahun yang lalu
b. Memiliki perawakan yang tegap dengan tinggi 2,1 – 3,7 meter
c. Memiliki otot kunyah yang kuat
d. Hidup mengumpulkan makanan
e. Memiliki tonjolan kening yang menyolok
f. Memiliki tonjolan belakang yang tajam
g. Badannya tegak
h. Rahangnya kuat
i. Memiliki tulang pipi yang tebal
j. Tidak memiliki dagu
k. Memakan jenis tumbuhan

Apa itu manusia purba? Manusia Purba adalah jenis manusia pada zaman prasejarah, manusia purba memiliki jenis-jenis dan ciri-ciri masing-masing dari ciri-ciri tersebut dapat ditemukan jenis manusia purba ini.

Manusia-manusia purba yang ditemukan di Indonesia antara lain, Meganthropus Palaeojavanicus, Pithecanthropus Mojokertensis, Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Soloensis, dan Homo Wajakensis. Penemuan manusia purba tersebut tersebar dibeberapa tempat di Indonesia.

Di Indonesia penelitian tentang jenis-jenis manusia purba sudah sejak abad ke-18 M, dirintis oleh seorang dokter Belanda bernama Eugene Dubois. Mula mula ia mengadakan penelitian di Sumatera Barat namun tidak membuahkan hasil, lalu ia pindah ke Pulau Jawa. Di Pulau Jawa, ia berhasil menemukan fosil manusia purba di desa Trinil, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada tahun 1891. Fosil manusia purba ia beri nama pithecanthropus erectus, yang artinya manusia kera yang berjalan tegak