Apa yang dimaksud natalitas, mortalitas, dan migrasi

Kepadatan populasi tiap wilayah sangatlah bervariasi. Kepadatan populasi ini dipengaruhi oleh natalitas, mortalitas, dan migrasi. Apa yang dimaksud natalitas, mortalitas, dan migrasi? Natalitas adalah kemampuan berproduksi yang sebenarnya dari penduduk (actual reproduction performance). Atau jumlah kelahiran hidup yang dimiliki oleh seorang atau sekelompok perempuan. Kelahiran yang dimaksud disini hanya mencakup kelahiran hidup, jadi bayi yang dilahirkan menunjukan tanda-tanda hidup meskipun hanya sebentar dan terlepas dari lamanya bayi itu dikandung.

Mortalitas adalah jumlah individu dalam populasi yang mati selama periode waktu tertentu. Dalam studi populasi biologiwan lebih tertarik pada mengapa organisme mati pada usia tertentu. Mortalitas atau kebalikannya survival, bisa dilihat dari berbagai aspek. Sebgaian besar organisme yang hidup di alam jarang pada kondisi optimum, sebagian besar hewan atau tumbuhan mati karena penyakit, predator, atau ancaman alamiah lain. Laju kematian populasi adalah jumlah individu dari suatu populasi yang mati dalam periode waktu tertentu (jumlah yang mati per satuan waktu). Laju kematian populasi nilainya negatif, karena merupakan kebalikan dari angka kelahiran. Nisbah antara angka kelahiran dan kematian disebut vital indeks yang dirumuskan dalam bentuk persentase (%).

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap. Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi.

Kepadatan populasi adalah hubungan antara jumlah penduduk per satuan luas atau volume ruang yang ditempati pada waktu tertentu. Ada dua hal yang memengaruhi perubahan kepadatan populasi suatu organisme pada suatu daerah/tempat, yaitu: 1). Adanya individu yang datang, yaitu individu yang lahir atau datang dari tempat lain. 2). Adanya individu yang pergi, yaitu individu yang ada mengalami kematian atau pergi ke tempat lain.

Apabila luas daerah tetap, jumlah penduduk yang datang lebih banyak dari yang pergi serta jumlah penduduk yang lahir lebih banyak dari yang mati, maka dikatakan kepadatan populasi meningkat. Bila penduduk yang pergi lebih banyak dari yang datang, dan yang mati lebih banyak dari yang lahir, maka kepadatan populasinya dikatakan menurun.

Sebutkan 3 contoh sol padat

Sebutkan 3 contoh sol padat? Sol padat adalah sol dalam medium pendispersi padatSol (fase terdispersi padat). 3 contoh sol padat adalah paduan logam, gelas warna, dan intan hitam.

Sistem koloid tersusun dari fase terdispersi yang tersebar merata dalam medium pendispersi. Fase terdispersi dan medium pendispersi dapat berupa zat padat, cair, dan gas. Keadaan koloid atau sistem koloid atau suspensi koloid atau larutan koloid atau suatu koloid adalah suatu campuran berfasa dua yaitu fasa terdispersi dan fasa pendispersi dengan ukuran partikel terdispersi berkisar antara 10-7 sampai dengan 10-4 cm.

Besaran partikel yang terdispersi, tidak menjelaskan keadaan partikel tersebut. Partikel dapat terdiri atas atom, molekul kecil atau molekul yang sangat besar. Koloid emas terdiri atas partikel-partikel dengan bebagai ukuran, yang masing-masing mengandung jutaan atom emas atau lebih. Koloid belerang terdiri atas partikel-partikel yang mengandung sekitar seribu molekul S8. Suatu contoh molekul yang sangat besar (disebut juga molekul makro) ialah haemoglobin. Berat molekul dari molekul ini 66800 s.m.a dan mempunyai diameter sekitar 6 x 10-7.

1.

9 langkah Indonesia dalam menyelesaikan masalah irian barat

Setelah satu dasa warsa, jalan damai yang telah ditempuh tidak berhasil mengembalikan Irian Barat, pemerintah Indonesia memutuskan untuk menempuh jalan lain. Sehingga pemerintah Indonesia mengambil langkah-langkah penyelesaian Irian barat.

9 langkah Indonesia dalam menyelesaikan masalah irian barat itu adalah: 1). Hubungan Indonesia – Belanda diubah dari united status menjadi hubungan biasa. 2). Pada tanggal 3 Mei 1956 melakukan pembatalan hasil-hasil KMB\Pada tanggal 17 Agustus 1956 membentuk Provinsi Irian Barat yang berkedudukan di Saosiu dan menunjuk Sultan Tidore, Zaenal Abidin Syah sebagai gubernurnya.3). Pada tanggal 18 November 1957 diadakan rapat umum penbebasan Irian Barat. 4). Pada tanggal 5 Desember 1957 melarang semua film yang berbahasa Belanda, kapal terbang Belanda juga dilarang mendarat dan terbang di wilayah RI. 5). Pada tanggal 5 Desember 1958 melakukan penghentian semua kegiatan konsuler Belanda di Indonesia. 6). Dengan Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 1958 dilakukan pengambilalihan modal Belanda di Indonesia. 7). Pada tanggal 19 Februari 1958 dibentuk Front Nasional Pembebasan Irian Barat. 8). Pada tanggal 17 Agustus 1960 memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda. 9). KSAD, Nasution, mengambil alih semua perusahaan milik Belanda dan menyerahkannya kepada pemerintah

Apa pengertian sungai hujan, gletser dan campuran

Apa pengertian sungai hujan, gletser dan campuran?  Sungai Hujan adalah sungai yang airnya berasal dari air hujan atau sumber mata air. Sungai ini banyak terdapat di Jawa. Sungai gletser adalah sungai yang sumber airnya berasal dari salju yang mencair berkumpul menjadi kumpulan air besar yang mengalir. Sungai membramo/memberamo di daerah papua/irian jaya adalah salah satu contoh dari sungai gletser yang ada di Indonesia. Sungai Campuran adalah sungai yang airnya berasal dari pencairan es (gletser), dari hujan, dan dari sumber mata air. Contoh sungai jenis ini adalah sungai Digul dan sungai Mamberamo di Papua (Irian Jaya).

Sungai merupakan tempat mengalirnya air tawar. Air yang mengalir lewat sungai bisa berasal dari air hujan, bisa berasal dari mata air atau bisa juga berasal dari es yang mengalir (Gletser). Ke mana air itu mengalir? Air mengalir bisa ke laut, ke danau, ke rawa, ke sungai lain dan bisa juga ke sawah-sawah.

Berikut adalah 8 fungsi sungai bagi manusia antara lain sungai banyak mengandung bahan-bahan bangunan seperti pasir, batu kali, dan kerikil, sungai dapat menjadi sumber mata pencaharian penduduk, seperti usaha perikanan, pertanian, dan pariwisata, air tejun dan sungai dapat digunakan untuk pembangkit tenaga listrik, sungai dapat digunakan untuk kepentingan pengairan, misalnya pembuatan waduk, sungai banyak mengandung mineral yang banyak dibutuhkan tanaman, hasil pengendapan sungai dapat menghasilkan dataran aluvial yang subur, sungai mempunyai peran yang penting bagi ke- langsungan industri yang banyak memerlukan air, misalnya industri penyulingan minyak bumi, industri kimia, dan pembuatan pupuk. Serta ungai dapat digunakan untuk sarana transportasi air.