Sebutkan fungsi histidin

Sebutkan fungsi histidin? Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang fungsi histidin. Fungsi histidin adalah sebagai pembentuk protein dalam tubuh, histidin dapat diubah menjadi histamin dengan cara dekarboksilasi.

Histamin adalah suatu senyawa yang dapat memperkecil tekanan darah, dan juga meningkatkan pengeluaran cairan lambung. Enzim yang bekerja sebagai katalis dalam reaksi pembentukan histamin ialah asam amino aromatik dekarboksilasi yang terdapat dalam ginjal, otak dan hati.

Seperti arginin, histidin diperlukan dalam protein makanan untuk binatang muda (tikus) karena asam amino ini tidak diproduksi dengan kecepatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan. Namun bagi orang dewasa histidin yang diproduksi dalam tubuh telah cukup untuk mempertahankan keseimbangan nitrogen, sehingga tidak diperlukan tambahan histidin yang berasal dari protein dalam makanan.

Metabolisme histidin sebagian besar terjadi dalam hati. Melalui beberapa tahap reaksi, histidin diubah menjadi asam glutama oleh enzim histidase dan urokinase.

Biosintesis histidin yang berlangsung pada organisme mikro terdiri atas beberapa tahap reaksi yang berawal dari reaksi kondensasi antara fosforibosil pirofosfat dengan ATP, yang dibantu oleh ATP fosforilase sebagai katalis.

Perbedaan Enzim Restriksi Tipe I dan Tipe II

Enzim restriksi atau disebut juga endonuklease merupakan enzim yang memotong molekul DNA. Mereka juga dikenal sebagai pisau molekul, gunting molekul, enzim restriksi atau pisau bedah molekul.

Jenis enzim restriksi dikelompokkan menjadi tiga jenis.

a. Tipe I Pembatasan Endonuclease:

b. Tipe II Pembatasan Endonuclease

c. Tipe III Pembatasan Endonuclease

Perbedaan enzim restriksi tipe I dan tipe II adalah:

Enzim Restriksi Tipe I

Enzim Restriksi Tipe II

Enzim ini adalah yang paling kompleks. Enzim ini terdiri dari tiga subunit non identik Enzim ini adalah enzim paling sederhana. Enzim ini terdiri dari dua sub unit identik
Berat molekul adalah 400.000 dalton Berat molekul berkisar dari 20.000 sampai 100.000 dalton.
Urutan pemotongan non spesifik. Urutan pemotongan spesifik
Enzim melindungi DNA oleh metilasi. Tidak ada aktivitas metilasi
ATP, Mg2+ dan adenosil metionin diperlukan untuk aktivasi. Mg2+ saja yang diperlukan untuk diaktivasi
Enzim ini memiliki aktivitas endonuklease dan aktivitas metilase. Kegiatan pembatasan saja
Contoh: EcoK, EcoB, Contoh: Hind II, EcoRI

Apa yang dimaksud enzim pankreas

Enzim pankreas adalah katalis kimia yang disekresi oleh pankreas ke duodenum untuk mencerna makanan. Hal ini dikenal sebagai fungsi eksokrin pankreas. Menjadi kelenjar majemuk, pankreas juga memiliki fungsi endokrin yang melepaskan hormon seperti insulin dan glukagon dalam menanggapi perubahan dalam kadar gula darah. Hormon ini juga berperan dalam mengendalikan sekresi enzim pencernaan. Namun, enzim itu sendiri yang berfungsi dalam usus kecil untuk memecah makanan menjadi nutrisi sederhana sehingga dapat dengan mudah diserap ke dalam aliran darah. Seiring dengan air, ion bikarbonat dan lendir, total sekresi eksokrin dari pankreas adalah sekitar 1 liter per hari.

Enzim pencernaan dari pankreas disekresikan oleh kelenjar asinus dalam dan ini bermuara saluran pankreas. Dari sini, itu bergabung dengan saluran empedu dan bermuara di duodenum dari usus kecil. Terlepas dari enzim untuk pencernaan, pankreas juga mengeluarkan ion bikarbonat dan air. Senyawa ini disekresikan oleh sel-sel epitel yang melapisi saluran pankreas dan membantu untuk menetralkan asam lambung dari perut selain mengangkut enzim pankreas dari pankreas. Enzim-enzim pankreas tidak bertindak dalam isolasi enzim pencernaan dari struktur lain pada saluran pencernaan berperan dalam pencernaan lengkap makanan.

2 Hipotesis Kerja Enzim

Ada 2 hipotesis kerja Enzim, yaitu sebagai berikut.

1. Teori Lock and Key (gembok dan kunci)

Substrat masuk ke dalamm sisi aktif enzim, sehingga terbentuk enzim subrat. Setelah terjadi reaksi, salah satu ikatan dari subrat putus. Setelah putus, molekul hasil reaksi akan keluar dari sisi aktif.

2. Teori Inducet Fit

Substrat masuk ke dalam sisi aktif enzim dan membentuk kompleks enzim substrat. Sisi aktif mengubah bentuknya, sehingga molekul akan pas dengan sisi aktif.

struktur enzim dan sifatnya

Sifat-sifat Enzim dan Cara Kerja Enzim

Enzim merupakan zat senyawa kimia organik yang tersusun atas protein dan berfungsi mempercepat atau memperlambat reaksi kimia, tetapi tidak ikut bereaksi.

Struktur Enzim

Enzim tersusun oleh gugus protein dan gugus nonprotein. Kompleks enzim yang terdiri dari gugus protein dan nonprotein disebut holoenzim. Gugus non protein yang berupa ion logam disebut kofaktor, tetapi jika gugus nonprotein berupa senyawa organik disebut koenzim.

struktur enzim dan sifatnya
struktur enzim dan sifatnya

Sifat-sifat Enzim

Enzim mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:

  • Sebagai biokatalisator
  • Sifatnya sama dengan protein
  • Bekerja secara spesifik
  • Bekerja cepat
  • Bersifat termolabil
  • Bekerja pada suhu 30 oC – 37 oC tetapi jika suhunya lebih dari 60oC, enzim mengalami denaturasi atau rusak.
  • Bekerja mengkatalisis reaksi tidak bolak balik atau hanya satu arah
  • Dibutuhkan dalam jumlah sedikit

Kerja Enzim

Ada 2 hipotesis kerja Enzim, yaitu sebagai berikut.

Cara kerja enzim
Cara kerja enzim

Teori Lock and Key (Gembok dan kunci)

Substrat masuk ke dalamm sisi aktif enzim, sehingga terbentuk enzim subrat. Setelah terjadi reaksi, salah satu ikatan dari subrat putus. Setelah putus, molekul hasil reaksi akan keluar dari sisi aktif.

Teori Inducet Fit

Substrat masuk ke dalam sisi aktif enzim dan membentuk kompleks enzim substrat. Sisi aktif mengubah bentuknya, sehingga molekul akan pas dengan sisi aktif.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim

Cara kerja enzim dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai berikut:

  • pH
  • suhu
  • kadar air
  • konsentrasi substrat
  • konsentrasi enzim
  • aktivator (zat pengikat)
  • inhibitor ( zat penghambat )

Penamaan enzim disesuaikan dengan nama substrat yang pecah atau tipe reaksi yang dikatalisator oleh enzim. Pada umumnya penamaan enzim diberi akhiran “ase”