Sebutkan 5 contoh sol padat

Sol padat disebut juga dengan paduan logam. 3 contoh sol padat adalah paduan logam (alloy), intan hitam, baja, tanah, kaca, dan lumpur. Sol padat ialah jenis koloid dengan zat fase padat terdispersi dalam zat fase padat. Contoh:’ logam paduan, kaca berwama, intan hitam, dan baja. Koloid adalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain.

Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm ( 10-7 – 10-5 cm ). Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan atau suspensi.

Contoh koloid dalam kehidupan kita adalah getah karet. Getah karet dihasilkan dari pohon karet atau hevea. Getah karet merupakan sol, yaitu dispersi koloid fase padat dalam cairan. Karet alam merupakan zat padat yang molekulnya sangat besar (polimer). Partikel karet alam terdispersi sebagai partikel koloid dalam sol  getah karet. Untuk mendapatkan karetnya, getah karet harus dikoagulasikan agar karet menggumpal dan terpisah dari medium pendispersinya. Untuk mengkoagulasikan getah  karet, biasanya digunakan asam formiat;

Sebutkan 10 contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari

Koloid banyak dijumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. 10 contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari adalah  sirup , kecap, susu, mentega, santan, air ledeng, udara, soda gembira, air mineral, mentega, santan, dan darah. Koloid adalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm ( 10-7 – 10-5 cm ). Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan atau suspensi.

Ciri-ciri koloid adalah 2 fase, keruh, antara homogen dengan heterogen, diameter partikel anta 1 nm sampai 100 nm, tidak dapat disaring dengan penyaring biasa, dan tidak memisah jika didiamkan.

Salah satu jenis koloid adalah aerosol. Aerosol merupakan sistem koloid dengan fase terdispersi padat atau cair dalam medium pendispersi gas.Contoh  produk yang dibuat dalam bentuk aerosol, hairspray, semprot obat nyamuk, farfum, cat semprot. Untuk menghasilkan aerosol diperlukan suatu bahan pendorong(propelan aerosol). Bahan pendorong yang banyak digunakan adalah CFC dan karbon dioksida.

Sebutkan 3 contoh sol padat

Sebutkan 3 contoh sol padat? Sol padat adalah sol dalam medium pendispersi padatSol (fase terdispersi padat). 3 contoh sol padat adalah paduan logam, gelas warna, dan intan hitam.

Sistem koloid tersusun dari fase terdispersi yang tersebar merata dalam medium pendispersi. Fase terdispersi dan medium pendispersi dapat berupa zat padat, cair, dan gas. Keadaan koloid atau sistem koloid atau suspensi koloid atau larutan koloid atau suatu koloid adalah suatu campuran berfasa dua yaitu fasa terdispersi dan fasa pendispersi dengan ukuran partikel terdispersi berkisar antara 10-7 sampai dengan 10-4 cm.

Besaran partikel yang terdispersi, tidak menjelaskan keadaan partikel tersebut. Partikel dapat terdiri atas atom, molekul kecil atau molekul yang sangat besar. Koloid emas terdiri atas partikel-partikel dengan bebagai ukuran, yang masing-masing mengandung jutaan atom emas atau lebih. Koloid belerang terdiri atas partikel-partikel yang mengandung sekitar seribu molekul S8. Suatu contoh molekul yang sangat besar (disebut juga molekul makro) ialah haemoglobin. Berat molekul dari molekul ini 66800 s.m.a dan mempunyai diameter sekitar 6 x 10-7.

1.

Aplikasi Koloid dalam Kehidupan Sehari-hari

Aplikasi Koloid tidak terbatas. Aplikasi koloid dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan dalam berbagai fenomena. Beberapa aplikasi penting dari koloid sebagai berikut.

A. Pemurnian air
Air mengandung kotoran koloid. Kotoran ini dapat dibersihkan keluar dengan menggunakan elektrolit seperti Alum. Alum yang bermuatan ion positif Al3+ dapat menarik kotoran koloid yang bermuatan negatif. Jadi Alum digunakan untuk menghilangkan kotoran dan kotoran berada dalam larutan koloid.

B. Produk makanan
Sejumlah besar makanan yang kita makan dalam kehidupan sehari-hari adalah koloid di alam. Misalnya, susu, mentega dan es krim adalah koloid di alam.

C. Obat-obatan
Sebagian besar obat-obatan adalah koloid di alam. Koloid Kalsium dan emas dikelola oleh suntikan untuk meningkatkan vitalitas sistem manusia.

D. Pengendapan asap rokok menggunakan pengendap Cottrell
Partikel koloid dari asap dan debu adalah sumber utama polusi di kota-kota industri besar. Asap curah hujan adalah teknik pengendapan partikel asap yang berada di udara. Partikel asap adalah partikel koloid bermuatan listrik tergantung di udara. Untuk menghilangkan partikel tersebut dari udara, digunakan pengendap Cottrell. Pengendap Cottrell menggunakan prinsip elektroforesis (pergerakan partikel koloid di bawah pengaruh medan listrik) untuk menyaring partikel asap. Udara yang mengandung partikel asap dan debu akan melewati elektroda logam yang ada dalam pengendap Cottrell. Partikel ini bermuatan akan bergerak ke arah berlawanan dari muatan elektroda.

E. Pembuangan limbah
Kotoran dan lumpur partikel yang bermuatan listrik. Dengan menerapkan medan listrik di dalam tangki limbah, partikel kotoran mencapai elektroda bermuatan yang berlawanan, akandinetralkan dan digumpalkan. Partikel-partikel digumpalkan tersuspensi dalam larutan dan mudah dihilangkan.

D. Hujan buatan
Koloid menemukan aplikasi lain dalam memproduksi hujan buatan. Awan terdiri dari partikel air bermuatan tersebar di udara. Partikel ini dinetralkan dengan menyemprotkan partikel bermuatan sebaliknya lebih awan. Partikel air dinetralkan bergabung membentuk tetes air besar. Dengan demikian, hujan buatan disebabkan oleh agregasi partikel menit dari air untuk membentuk partikel besar.

Apa perbedaan koloid dan suspensi

Sebuah koloid adalah zat yang partikel mikroskopis yang tersebar di mediumnya, tetapi tidak terlarut di dalamnya. Jika dibiarkan tidak terganggu, partikel tersebar tidak akan membentuk endapan. Batu apung bisa menjadi contoh dari koloid yang merupakan partikel udara tersebar di batu padat.

Emulsi adalah suatu jenis koloid, mengacu pada partikel mikroskopis cairan tersebar dalam cairan lain. Susu bisa menjadi contoh emulsi yakni partikel lemak susu tersebar di medium pendispersi air.

Suspensi mirip dengan koloid kecuali bahwa partikel tersebar cenderung lebih besar dan akhirnya akan membentuk endapan. Pasir dalam air bisa menjadi contoh suspensi, jika diguncang-guncangkan maka pasir akan melarut dalam air, tetapi jika dibiarkan hal itu akan mengendap di bagian bawah.

Perbedaan koloid dan suspensi adalah:

Koloid:

(i) Koloid tampaknya homogen, tetapi sebenarnya campuran heterogen.

(ii) Dalam koloid, partikel dapat dilihat hanya dengan mikroskop.

(iii) Dalam koloid, ukuran partikel antara 10-7 sampai 10-9 m.

(iv) Konstituen atau kandungan koloid tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan.

Suspensi:

(i) Suspensi merupakan campuran heterogen dari padatan yang tersebar dalam cairan atau gas.

(ii) Dalam suspensi, partikel bisa dilihat dengan mata telanjang.

(iii) Dalam suspensi, ukuran atau partikel lebih besar dari 10-7 m.

(v) Konstituen atau kandungan suspensi dapat dipisahkan dengan penyaringan biasa.