Tuliskan contoh reaksi setara

Reaksi kimia dibawah ini adalah contoh reaksi setara. Tuliskan contoh reaksi setara. Contoh reaksi setara itu adalah

2Al (s) + 3H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)

Syarat reaksi setara adalah jumlah atom di sebelah kiri sama dengan di sebelah kanan. Syaratnya: jumlah masing-masing atom  di kiri = di kanan, Jumlah atom Al = 2; Jumlah atom H = 6; Jumlah atom S = 3; dan Jumlah atom O = 12

Dalam reaksi kimia berikut:

2Al (s) + 3H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)

Zat pereaksinya : Al dan H2SO4
Zat hasil reaksinya : Al2(SO4)3 dan H2
Koefisien reaksi Al : 2
Koefisien reaksi H2SO4 : 3
Koefisien reaksi Al2(SO4)3 : 1
Koefisien reaksi H2 : 3
Wujud zat : s = zat padat; l = zat cair; aq = larutan dengan pelarut air; g = zat gas; dan tanda panah (→) : arah reaksi.

Persamaan reaksi adalah suatu persamaan yang menggambarkan hubungan perubahan zat sebelum mengalami perubahan dan sesudah mengalami perubahan, baik hubungan kualitatif maupun kuantitatif. Reaksi setara terjadi jika jumlah atom di sebelah kiri sama dengan di sebelah kanan.

Perubahan materi dikelompokan menjadi perubahan fisika dan perubahan kimia. Perubahan kimia disebut juga dengan reaksi kimia. Persamaan reaksi kimia terdiri dari zat pereaksi (reaktan) dan zat hasil reaksi (produk).

Pengertian reaksi fisi

Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan inti atom menjadi 2 bagian yang hampir sama. Bom atom dibuat berdasarkan reaksi fisi.  Pada reaksi fisi selain dihasilkan inti yang baru juga dihasilkan partikel lainnya seperti elektron, proton, netron dan lain-lain. Partikel-partikel yang dihasilkan dalam pembelahan inti atom berikutnya sehingga terjadi reaksi berantai. Reaksi berantai yang tidak terkendali dalam waktu yang singkat akan menghasilkan energi yang sangat melimpah sebagai hasil dari perubahan massa menjadi energi (E = mc2). Jadi bom atom meledak dengan kekuatan yang dahsyat sebab sebagian massa bom diubah menjadi energi.

Sebutkan ciri-ciri sinar gamma

Terdapat tiga sinar radioaktif yakni sinar alfa, sinar beta dan sinar gamma. Sinar gamma mempunyai ciri-ciri atau sifat yang khas. Yang termasuk ciri-ciri sinar gamma adalah sebagai berikut:

a. Tidak terpengaruh oleh medan listrik sebab muatannya nol.

b. Mempunyai daya tembus yang besar

c. Tidak menimbulkan perubahan nomor atom unsur yang bersangkutan sebab muatan sinar gama adalah nol.

d. Merupakan gelombang elektromagnetik

Sinar gamma mempunyai daya tembus sangat tinggi, maka sinar gamma digunakan dalam berbagai bidang antara lain: a. industri, untuk mengetahui struktur logam. b. pertanian, untuk membuat bibit unggul . c. teknik nuklir, untuk membuat radio isotop. d. kedokteran, untuk terapi dan diagnosis
e. farmasi, untuk sterilisasi

Dalam realitas sehari-hari sinar gamma digunakan untuk kesehatan. Sinar gamma sering digunakan untuk membunuh organisme yang dikenal dengan istilah irradiation. Aplikasinya untuk mensterilkan peralatan medis, membuang kerusakan yang diakibatkan oleh bakteri pada makanan, mencegah buah dan sayuran dari kecambah, serta mempertahankan kesegaran dan rasanya. Karena bisa memusnahkan sel, Sinar gamma digunakan untuk mengobati tipe kanker tertentu. Serangkaian Sinar gamma dipancarkan langsung pada sel yang terkena kanker untuk dimusnahkan. Prosedur ini dikenal dengan istilah Gamma-Knife Surgery (pembedahan dengan pisau gamma).

Pengertian reaksi transmutasi inti

Reaksi transmutasi inti adalah reaksi penembakan inti atom suatu unsur dengan menggunakan partikel penembak sehingga terbentuk inti baru yang stabil. Transmutasi inti dapat dituliskan dalam bentuk notasi singkat : M ( a, b ) M’, dengan:

M : inti yang ditembak (sasaran)

a : partikel penembak

b : partikel yang dibebaskan pada reaksi inti tersebut

M’ :  inti baru hasil penembakan

Suatu reaksi inti harus memenuhi hukum kekekalan massa dan hukum kekekalan muatan. Jumlah massa inti sebelum reaksi sama dengan jumlah massa inti setelah reaksi. Jumlah muatan inti sebelum reaksi sama dengan jumlah muatan inti setelah reaksi.

Pembuatan belerang trioksida dengan proses kontak

Reaksi pembuatan belerang trioksida dengan proses kontak:

2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g) H = – 184 kJ.

Untuk memperoleh presentase (SO3) yang besar maka harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Suhu harus rendah, suhu optimum 450 oC
  • Tekanan tinggi, tekanan optimum 1,5 – 2 atm
  • Tambah katalis V2O5

Bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan asam sulfat adalah belerang, oksigen, air dan katalis vanadium pentaoksida sebagai bahan pembantu. Pembuatan Asam Sulfat Menurut Proses Kontak Industri lainnya yang berdasarkan reaksi kesetimbangan yaitu pembuatan asam sulfat yang dikenal dengan proses kontak.

Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning , kuning kegelapan, dan kehitam-hitaman, karena pengaruh unsur pengotornya. Berat jenis : 2,05 – 2,09, kekerasan : 1,5 – 2,5 (skala Mohs), Ketahanan: getas/mudah hancur (brittle), pecahan: berbentuk konkoidal dan tidak rata. Kilap: damar Gores : berwarna putih. Sifat belerang lainnya adalah : tidak larut dalam air, atau H2SO4. Titik lebur 129oC dan titik didihnya 446oC. Mudah larut dalam CS2, CC14, minyak bumi, minyak tanah, dan anilin, penghantar panas dan listrik yang buruk. Apabila dibakar apinya berwarna biru dan menghasilkan gas-gas SO2 yang berbau busuk. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral- mineral sulfida dan sulfat.