Apa yang dimaksud dengan generasi F1 , F2 dan P

Berikut di bawah ini adalah pengertian dari generasi F1 , F2 dan P :

Generasi F1 (Generasi pertama) adalah keturunan hibrida pertama yang diproduksi di penyerbukan silang tanaman dari generasi berbeda.

Generasi F2 (Generasi kedua) adalah keturunan tanaman generasi F1 yang menyerbuk sendiri.

Tanaman P generasi adalah generasi tua di penyerbukan silang antara dua tanaman benar-peternakan yang berbeda dalam sifat tertentu.

Parental (P) adalah induk atau orang tua. Parental pertama (P1) adalah induk atau orang tua pertama sedangkan Parental kedua (P2) adalah induk atau orang tua kedua .Contoh parental yaitu persilangan antara ayah bertubuh tinggi (PP) disilangkan dengan ibu bertubuh pendek (pp) keturunan (F1) yang akan diperoleh yaitu semuanya bertubuh tinggi (Pp).

Filial (F) adalah keturunan (generasi) yang diperoleh sebagai hasil dari perkawinan Parental. Filial pertama (F1) merupakan keturunan (generasi) yang diperoleh sebagai hasil dari perkawinan Parental pertama, Sedangkan Filial kedua (F2) merupakan keturunan (generasi) yang diperoleh sebagai hasil dari perkawinan Parental kedua . Misalnya tanaman kacang ercis berbatang tinggi (TT) disilangkan dengan kacang ercis berbatang pendek (tt) . F1 semuanya berbatang tinggi (Tt). Kemudian F1 dibiarkan melakukan penyerbukan sendiri (Tt x Tt) . Hasil yang diperoleh yaitu F2 yang berbatang tinggi dan berbatang pendek dengan perbandingan 3 : 1. Perbandingan Genotipe nya adalah : TT : Tt : tt = 1 : 2 : 1

Generasi keturunan hasil suatu persilangan disebut filial disimbolkan dengan huruf F besar dan angka yang menandakan urutan generasi. Contoh penulisan generasi keturunan yaitu: F1 untuk generasi pertama hasil persilangan dan F2 untuk generasi kedua hasil persilangan. Awalnya tujuan utama dari persilangan ialah menggabungkan dua sifat baik atau unggul dari dua tetua dalam satu individu atau populasi. Lebih lanjut dalam kegiatan pemuliaan, persilangan digunakan untuk membuat keragaman genetik pada suatu populasi misalnya jagung dengan harapan akan muncul fenotipe-fenotipe baru yang sifatnya berbeda dari kedua tetuanya.

Keunggulan dan kekurangan tanaman varietas hibrida secara garis besar peningkatan produktivitas tanaman seperti program varietas unggul hibrida ini, pada umumnya merupakan tujuan peningkatan produktivitas berptensi menguntungkan secara ekonomi. Bagi petani, peningkatan produktivitas diharapkan dapat menkonpensasi biaya produksi yang telah dikeluarkan. Peningkatan produktivitas “daya hasil per satuan” diharapkan akan dapat meningkatkan produksi secara nasional.

Program varietas hibrida ini, umumnya dipilih karena telah teruji kualitasnya dan memiliki daya tumbuh yang berstandar internasional. Benih hibrida memiliki vigor lebih baik dan dapat menghasilkan tanaman dengan pertumbuhan dalam waktu panen yang lebih seragam.

 

 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *