Mengapa tanaman tumbuh membelok ke arah cahaya

Mengapa tanaman tumbuh membelok ke arah cahaya. Pada sisi batang yang terkena cahaya, zat tumbuh lebih sedikit daripada sisi batang yang tidak terkena cahaya. Akibatnya, sisi batang yang terkena cahaya mengalami pertumbuhan lebih lambat daripada sisi batang yang tidak terkena cahaya karena auksin di bagian yang terkena sinar matahari mengalami penguraian sehingga pertumbuhan pada bagian tersebut terhambat. Sebaliknya, auksin pada sisi yang tidak terkena sinar tetap bekerja normal. Kecepatan pembelahan biner tetap bekerja normal. Kecepatan pembelahan yang tidak sama antarkedua sisi tanaman tersebut menyebabkan tanaman membelok ke arah cahaya.

Auksin adalah suatu zat hormon pada tumbuhan yang terdapat pada jaringan maristem yang aktif, seperti ujung batang, ujung akar dan bunga yang baru saja tumbuh. Hormon Auksin ini sangat sensitif terhadap cahaya, apabila ada cahaya yang datang ke tumbuhan maka otomatis tumbuhan tersebut akan terus tumbuh mendekati cahaya.

Lihat contoh gambar berikut.

pada gambar tersebut terlihat bahwa bagian yang diberi zat hormon auksin(bintik-bintik merah) akan tumbuh lebih cepat menuju ke cahaya. Cara kerjanya adalah menginisiasi pemanjangan sel dan memacu protein tertentu yang ada di membran plasma pada sel tumbuhan untuk memompa ion H+ ke dinding sel. Ion H+ akan mengaktifkan enzim ter-tentu sehingga memutuskan beberapa ikatan silang hidrogen rantai molekul selulosa penyusun dinding sel. Sel tumbuhan akan memanjang akibat air yg masuk secara osmosis.

Arah perkecambahan menuju arah lubang cahaya menunjukkan adanya peristiwa fototropisme. Fototropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa cahaya matahari. Selain itu, fototropisme ini berkaitan erat dengan zat tumbuh yang terdapat pada ujung tumbuhan yang disebut auksin. Pada sisi batang yang terkena cahaya, zat tumbuh lebih sedikit daripada sisi batang yang tidak terkena cahaya. Akibatnya, sisi batang yang terkena cahaya mengalami pertumbuhan lebih lambat daripada sisi batang yang tidak terkena cahaya sehingga batang membelok ke arah cahaya karena auksin di bagian yang terkena sinar matahari mengalami penguraian sehingga pertumbuhan pada bagian tersebut terhambat. Sebaliknya, auksin pada sisi yang tidak terkena sinar tetap bekerja normal. Kecepatan pembelahan yang tidak sama antar kedua sisi tanaman tersebut menyebabkan tanaman membelok ke arah cahaya.

Pada percobaan Went diketahui bahwa apabila koleoptil disinari pada satu sisi, distribusi auksin yang asimetris akan terjadi, sehingga auksin akan terakumulasi pada sisi koleoptil yang gelap. Kadar auksin yang tinggi pada sisi yang gelap telah menyebabkan koleoptil membengkok ke arah cahaya.