Sebutkan fungsi hormon yang dihasilkan Pankreas

Hormon yang dihasilkan Pankreas meliputi insulin, glukagon, somatostatin, dan gastrin. Fungsi hormon yang dihasilkan Pankreas adalah a. Insulin berfungsi membantu mengatur kadar gula dalam darah. b. Glukagon berfungsi bekerja dengan insulin untuk menjaga kadar gula darah seimbang. c. Somatostatin berfungsi membantu untuk mengontrol pelepasan hormon lainnya. d. Gastrin berfungsi membantu pencernaan dalam perut.

Hormon adalah bahan kimia yang dapat dilepaskan ke dalam aliran darah. Hormon mempengaruhi sel-sel dan jaringan di bagian tubuh manusia. Sekitar 5% dari pankreas menghasilkan hormon yang membantu mengatur metabolisme tubuh.

Hormon adalah zat yang dibentuk oleh bagian tubuh tertentu dalam jumlah kecil dan dibawa ke jaringan tubuh lain serta memiliki pengaruh terhadap aktivitas sel-sel tubuh. Hormon dihasilkan baik di otak (bagian hipotalamus dan hipofisis) maupun di luar otak (pankreas, kelenjar tiroid, adrenal, dan organ reproduksi). Organ-organ tersebut mengeluarkan hormon, kemudian hormon akan masuk ke dalam aliran darah menuju organ tujuan tempat hormon tersebut bekerja.

Tubuh memproduksi banyak hormon. Dari seluruh hormon yang diproduksi, terdapat empat hormon yang penting sekali untuk kelangsungan hidup. Bila terjadi gangguan serius pada hormon esensial ini, maka bisa terjadi kematian.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh sel beta pankreas. Hormon ini memiliki sifat anabolik atau bersifat membangun. Insulin diproduksi pada saat kadar zat gizi dalam darah (gula, lemak, dan asam amino) meningkat. Fungsi hormon insulin dalam tubuh yaitu menurunkan kadar gula darah, asam lemak bebas, dan asam amino, serta membantu penyimpanannya.

Adanya hormon insulin membuat sel-sel tubuh manusia menggunakan gula sebagai bahan energi utama. Kerja hormon insulin dilawan oleh hormon glukagon yang diproduksi oleh sel alfa pankreas.

Tidak adanya hormon insulin dapat menyebabkan timbulnya kondisi hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) seperti yang terjadi pada penyakit diabetes melitus (DM) atau kencing manis. Apabila tidak ditangani, hiperglikemia dapat menimbulkan gangguan terhadap berbagai organ seperti ginjal, saraf, dan retina.

Kekurangan insulin juga dapat menyebabkan terjadinya pemecahan lemak dari jaringan lemak, sehingga terjadi peningkatan asam lemak di dalam darah. Pada kondisi tubuh yang tidak dapat menggunakan gula sebagai bahan bakar utama, sel-sel akan menggunakan asam lemak sebagai alternatif energi. Penggunaan asam lemak untuk energi ini akan meningkatkan pelepasan badan keton (ketosis), yang bersifat asam sehingga menyebabkan kondisi asidosis. Asidosis ini dapat menurunkan kerja otak dan bila parah bisa menimbulkan koma hingga akhirnya kematian.