Apa saja tahapan siklus litik?

Langkah 1:

Sebuah virus bakteriofag menginfeksi bakteri dengan menyuntikkan DNA ke dalam sitoplasma bakteri, atau ruang cair di dalam dinding sel.

Langkah 2:

DNA virus dibaca dan direplikasi oleh protein bakteri yang sama yang mereplikasi DNA bakteri.

Langkah 3:

DNA virus dapat terus menggunakan mesin bakteri untuk bereplikasi, atau dapat beralih ke siklus litik. Jika DNA virus tetap dalam siklus lisogenik, satu salinan, atau beberapa salinan, DNA ada di banyak bakteri. Dalam siklus lisogenik, DNA hanya direplikasi ketika bakteri mereplikasi DNA mereka sendiri.

Langkah 4: Akhirnya, DNA virus akan beralih ke siklus litik, di mana mekanisme bakteri digunakan untuk menghasilkan banyak DNA dan banyak kapsid, atau penutup protein, untuk DNA.

Langkah 5:

Kapsid ini dilepaskan ke lingkungan, menginfeksi bakteri baru, dan siklus lisogenik dapat dimulai lagi. Jika bakteri lemah atau sekarat, virus dapat langsung masuk ke siklus litik, untuk menghindari kematian bakteri.

3