Siapa yang menemukan golongan darah AB?

Siapa yang menemukan golongan darah AB?

Penyelesaian:

Landsteiner dianugerahi Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1930 untuk karyanya pada reaksi imunologi sistem golongan darah ABO. Tergantung pada antibodi yang ada pada setiap sel, sistem golongan darah ABO membedakan darah manusia menjadi empat kelompok. Karena penelitian golongan darah Landsteiner, para dokter dapat dengan aman melakukan transfusi darah dan transplantasi organ.

Alfred von Decastello dan Adriano Sturli , dua rekan Dr. Landsteiner, mengidentifikasi golongan darah keempat, AB, pada tahun 1902, dengan demikian menjelaskan variasi kompatibilitas antara golongan darah.

Menurut golongan darah AB, ada tiga bentuk golongan darah A, B, dan O, tergantung pada ada tidaknya antigen pada sel darah merah.

Golongan darah A memiliki antigen A pada sel darah merah.

Golongan darah B memiliki antigen B pada sel darah merah.

Golongan darah O tidak memiliki antigen pada RBC.

Golongan darah AB memiliki antigen A dan B pada sel darah merah.

3