Soal: Siswa menggunakan Basic Local Alignment Search Tool (BLAST) untuk membandingkan urutan DNA gen Ubiquitin C dan Keratin Manusia dengan gen versi babon, simpanse, kera, dan tikus. Gen Ubiquitin C mengkode protein yang terkait dengan perbaikan DNA, regulasi siklus sel, dan berbagai jalur pensinyalan sel. Keratin adalah protein struktural dalam sel epitel. Para siswa mencatat persen identik dengan gen manusia untuk setiap organisme. Data direpresentasikan dalam grafik. Manakah dari berikut ini yang merupakan kesimpulan yang didukung oleh data?

Sesuai data komparatif antara manusia dan mamalia lain untuk urutan DNA Human ubiquitin C dan Keratin. Persentase urutan identik lebih besar antara manusia dan simpanse dibandingkan dengan mamalia lain. Oleh karena itu, simpanse lebih dekat hubungannya dengan manusia.

Jadi, jawaban yang benar adalah ‘Simpanse lebih dekat hubungannya dengan manusia daripada dengan babon’

Soal: Siswa menggunakan Basic Local Alignment Search Tool (BLAST) untuk membandingkan urutan DNA gen Ubiquitin C dan Keratin Manusia dengan gen versi babon, simpanse, kera, dan tikus. Gen Ubiquitin C mengkode protein yang terkait dengan perbaikan DNA, regulasi siklus sel, dan berbagai jalur pensinyalan sel. Keratin adalah protein struktural dalam sel epitel. Para siswa mencatat persen identik dengan gen manusia untuk setiap organisme. Data direpresentasikan dalam grafik. Manakah dari berikut ini yang merupakan kesimpulan yang didukung oleh data?

A» Simpanse lebih dekat hubungannya dengan manusia daripada dengan babon

B» Keratin belum dipilih untuk populasi hewan pengerat.

C» Hewan pengerat menggunakan Ubiquitin C dan Keratin secara berbeda dari primata.

D» Gen Ubiquitin C lebih lestari di antara kelompok mamalia daripada gen Keratin.