Ada banyak faktor yang mempengaruhi pergerakan stomata seperti:

  1. Perubahan tekanan turgor: Pada siang hari terjadi fotosintesis pada sel penjaga karena mengandung kloroplas. Gula larut yang dibentuk oleh proses ini menurunkan potensial air dari sel penjaga dan ini menghasilkan pengambilan air oleh sel penjaga dari anak yang berdekatan atau sel epidermis. Dengan demikian, sel penjaga menjadi turgid dan stomata terbuka. Pada malam hari, proses sebaliknya terjadi dan menyebabkan penutupan stomata karena tekanan turgor sel penjaga menurun.
  2. Perubahan hormonal: Sitokinin sangat penting untuk pembukaan stomata sementara asam absisat berperan dalam penutupan stomata. Tanaman merespon kekurangan air dengan memproduksi lebih banyak asam absisat yang menyebabkan ion kalium keluar dari sel penjaga dan stomata menutup.
  3. Perubahan suhu: Peningkatan suhu menghasilkan peningkatan pembukaan stomata. Stomata pada beberapa tumbuhan, misalnya, Camellia tidak terbuka pada suhu yang sangat rendah (di bawah 0 ° C) bahkan dalam cahaya yang kuat sedangkan pada beberapa tanaman stomata tetap menutup pada suhu tinggi (di atas 30 ° C).

Oleh karena itu, semua opsi yang diberikan dalam pertanyaan adalah benar.

Soal: Stomata terbuka dan tertutup karena

A» Perubahan tekanan turgor.

B» Perubahan hormonal.

C» Perubahan suhu.

D» Semua hal di atas.