Sampo dan produk perawatan pribadi lainnya diklasifikasikan sebagai bahan habis pakai.

Barang habis pakai adalah barang yang memerlukan penggantian berulang karena habis atau diubah penggunaannya. Pasar barang-barang ini cenderung konsisten dan dapat menjadi tempat yang kuat untuk investasi, bahkan selama periode ketidakpastian ekonomi, karena kebutuhan akan produk tersebut tidak dapat ditunda oleh konsumen. Individu dan bisnis sama-sama membeli bahan habis pakai, dalam jumlah yang bervariasi, dan sejumlah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam berbagai produk habis pakai menyediakan barang untuk publik.

Penjepit kertas adalah barang habis pakai.

Perlengkapan kantor seperti pena, pensil, kertas, istal, toner dan tinta, penjepit kertas, dan sebagainya adalah contoh klasik dari barang habis pakai. Mereka secara teratur digunakan atau diubah dan kantor harus mempertahankan pasokan produk-produk ini agar berfungsi. Bahan makanan dan produk perawatan pribadi adalah barang habis pakai yang terlihat di rumah. Sebaliknya, hal-hal seperti peralatan tidak ditempatkan di kelas ini, tetapi dianggap barang tahan lama. Mereka dirancang untuk digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Sebagian besar rumah sakit menempatkan pesanan massal reguler untuk barang-barang konsumsi seperti bantalan tempat tidur.

Banyak bahan habis pakai di alam sekali pakai. Rumah sakit memesan volume besar untuk perawatan pasien, termasuk jarum, sarung tangan, perban, dan selang. Contoh produk serupa dapat dilihat di industri lain di mana orang menginginkan bahan bersih untuk dikerjakan atau harus menggunakan produk baru dengan setiap pelanggan. Perusahaan pemasaran bahan habis pakai bergantung pada pasar yang stabil. Selama bisnis atau rumah tangga beroperasi, permintaan bahan habis pakai akan tetap sama.

Persediaan medis sekali pakai sering terjadi karena sulitnya membersihkan dan mensterilkan beberapa barang.

Di rumah sakit, misalnya, krisis anggaran dapat menunda pembelian besar barang tahan lama seperti mesin pencitraan generasi berikutnya dan tempat tidur rumah sakit. Namun untuk dapat berfungsi, rumah sakit tetap membutuhkan perbekalan untuk melayani pasien, dan perusahaan perbekalan kesehatan yang digunakan rumah sakit dapat bergantung pada pesanan rumah sakit. Hal ini memungkinkan perusahaan tersebut untuk mempertahankan pertumbuhan dan pengembalian yang stabil, bahkan dalam ekonomi yang buruk, membuat mereka sangat menarik bagi banyak investor.

Pasar bahan habis pakai dapat dilacak secara terpisah dari jenis barang lainnya. Para ekonom melihat pergerakan di area pasar ini untuk membuat proyeksi, mempelajari lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi secara umum, dan memeriksa pergeseran ekonomi. Perusahaan yang mendesain dan memasarkan produk tersebut juga cenderung melakukan inovasi guna memperluas pasarnya. Banyak perusahaan membuat versi sekali pakai dari produk yang dapat digunakan kembali, misalnya, untuk mengubah pasar barang-barang ini menjadi barang habis pakai. Produk-produk ini dipasarkan karena lebih nyaman daripada yang dapat digunakan kembali. Mereka bahkan dapat mengintegrasikan taktik pemasaran seperti menjadi lebih ramah lingkungan karena tidak harus dibersihkan di antara penggunaan dan dapat dibuat dengan bahan yang dapat terurai secara hayati dan terbarukan.