Apa Aplikasi pemantulan gelombang suara

Bunyi adalah getaran yang merambat melalui suatu medium berupa gelombang mekanik. Media di mana ia merambat bisa berupa padat, cair atau gas. Bunyi merambat paling cepat dalam zat padat, relatif lebih lambat dalam zat cair dan paling lambat dalam gas.

Pemantulan gelombang suara

Bunyi dipantulkan pada permukaan medium yang dapat berupa benda padat atau cair. Untuk membuat pantulan suara terjadi, permukaannya bisa berukuran besar dan bisa kasar atau dipoles.

Definisi

Memantulkan kembali gelombang suara dari permukaan padat atau cair dikenal sebagai pemantulan suara. Refleksi suara bertanggung jawab atas banyak fenomena menarik seperti Gema dan Gema. Seperti pantulan cahaya, pantulan Suara juga mengikuti hukum.

Pemantulan bunyi didasarkan pada dua hukum, yaitu:

  • Sudut datang selalu sama dengan sudut pantul.
  • Gelombang suara yang datang, normal, dan gelombang pantul, semuanya berada pada bidang yang sama.

Ketika suara mengenai permukaan yang keras, itu memantulkan kembali ke sumbernya. Pantulan suara ini sebaliknya disebut gema. Permukaan keras memiliki kecenderungan untuk memantulkan suara sementara permukaan lunak menyerap suara dan membungkamnya. Jika frekuensi gelombang suara rendah, maka gelombang suara tidak akan dipantulkan.

Berikut ini adalah aplikasi praktis pemantulan gelombang suara yaitu:

  • Pemantulan suara digunakan untuk mengukur jarak dan kecepatan benda di bawah air. Metode ini dikenal sebagai SONAR.
  • Cara kerja stetoskop juga didasarkan pada pantulan suara. Dalam stetoskop, suara detak jantung pasien mencapai telinga dokter melalui beberapa pantulan suara.
  • Cara kerja alat bantu dengar didasarkan pada pantulan suara. Pada alat bantu dengar, gelombang suara dipantulkan ke area yang lebih tipis sehingga mengarahkan suara ke telinga.
  • Papan suara didasarkan pada pantulan suara. Di sini, gelombang suara yang dipantulkan secara seragam dapat dilihat di auditorium. Ini membantu dalam meningkatkan kualitas.