Apa itu larutan hipertonik?

Larutan hipotonik memiliki konsentrasi zat terlarut lebih rendah daripada cairan di dalam sel. Larutan hipertonik memiliki konsentrasi zat terlarut yang lebih tinggi daripada cairan di dalam sel. Jika dibandingkan dengan larutan hipertonik, larutan hipotonik membutuhkan tekanan osmotik yang lebih rendah daripada larutan. Contoh umum dari larutan hipotonik adalah 0,45% normal saline (setengah normal saline). Ketika seorang pasien mengembangkan ketoasidosis diabetikum, ruang intraseluler menjadi dehidrasi, sehingga pemberian larutan hipotonik membantu rehidrasi sel. Contoh ketika larutan hipertonik digunakan termasuk untuk menggantikan elektrolit (seperti pada hiponatremia), untuk mengobati dehidrasi hipotonik

5