Apa itu tes Bial?

Uji Bial adalah uji kimia untuk mengetahui adanya pentosa. Hal ini dinamai Manfred Bial, seorang dokter Jerman. Komponennya termasuk orcinol, asam klorida, dan besi klorida. Sebuah pentosa, jika ada, akan mengalami dehidrasi untuk membentuk furfural yang kemudian bereaksi dengan orcinol untuk menghasilkan zat berwarna.

Prosedur

Untuk melakukan Tes Bial, prosedur berikut harus diikuti:

Reagen Bial terdiri dari 0,4 g orcinol, 200 ml asam klorida pekat dan 0,5 ml larutan besi klorida 10%.

Sakarida didehidrasi menjadi turunan furfural, yang mengembangkan warna dengan reagen Bial.

Indikasi adanya pentosa

Tes memberi kita hasil dengan perubahan warna berikut:

Warna biru-hijau menunjukkan pentosa atau nukleotida yang mengandung pentosa.

Warna kuning-hijau menunjukkan heksosa, dan disakarida berwarna kuning.

Kesimpulan

Uji Bial akan membedakan antara mono dan disakarida, laktosa tidak akan bereaksi. Dapat dicatat bahwa uji Bial biasanya digunakan untuk membedakan antara pentosa dan heksosa dan, oleh karena itu, sering dilakukan setelah kelompok-kelompok ini diidentifikasi dengan bantuan uji Molisch (yang merupakan tes yang memeriksa keberadaan pentosa dan heksosa).

5