Definisikan valensi dengan mengambil contoh silikon dan oksigen. –

Kapasitas menggabungkan atom dikenal sebagai valensi. Jumlah ikatan yang dapat dibentuk oleh atom sebagai bagian dari senyawa dinyatakan dengan valensi unsur.

Metode untuk menemukan Valensi

Ada berbagai cara untuk menentukan valensi atom tertentu dan mereka adalah:

  • Aturan oktet: Menurut aturan oktet, suatu senyawa dikatakan stabil ketika kulit terluar senyawa tersebut memiliki delapan elektron. Jika jumlah elektron pada kulit terluar antara satu dan empat, senyawa tersebut dikatakan bervalensi positif. Untuk senyawa dengan elektron empat, lima, enam, atau tujuh, valensi ditentukan dengan mengurangkan elektron dari delapan. Semua gas mulia kecuali Helium memiliki delapan elektron.
  • Tabel periodik: Tabel periodik terdiri dari unsur-unsur yang disusun sedemikian rupa sehingga, valensi suatu unsur tertentu dapat ditentukan. Logam di kolom 1 memiliki valensi +1 sedangkan gas mulia di kolom 18 memiliki valensi 0 dan inert.
  • Valensi dari rumus kimia: Aturan ini didasarkan pada aturan oktet dan dengan mengamati penggabungan suatu unsur, valensi dapat ditentukan.

Valensi silikon

Nomor atom silikon adalah 14.

  • Konfigurasi elektron unsur adalah – K=2, L=8,m=4.
  • Menurut konfigurasi elektron valensinya adalah +4 atau -4 karena silikon dapat memperoleh 4 elektron atau kehilangan 4 elektron karena merupakan gas mulia.
  • Jadi, valensi silikon adalah 4.

Valensi oksigen

Nomor atom Oksigen adalah8.

  • Konfigurasi elektronik – K=2, L=6.
  • Menurut konfigurasi elektron, valensinya adalah 6, tetapi oksigen mudah mendapatkan 2 elektron daripada kehilangan 6 elektron.
  • Jadi, valensi oksigen adalah 2.
5