Lipid sangat sulit untuk didefinisikan, sebab senyawa yang termasuk lipid tidak mempunyai rumus struktur yang serupa (mirip), sifat kimia dan sifat biologinya juga berbeda-beda. Walaupun demikian, para ahli biokimia bersepakat bahwa lemak dan senyawa-senyawa organik yang mempunyai sifat fisika seperti lemak, dimasukkan dalam satu kelompok yang disebut lipid.

Penggolongan Lipid menurut Bloor
Ada beberapa cara penggolongan lipid yang dikenal. Salah satunya yang dilakukan oleh Bloor, yang membagi lipid ke dalam tiga golongan besar yakni:
(1) lipid sederhana, yaitu ester asam lemak dengan berbagai alkohol, misalnya lemak atau gliserida dan lilin;
(2) lipid gabungan, yaitu ester asam lemak yang mempunyai gugus tambahan, misalnya fosfolipid dan serebrosida; dan
(3) derivat lipid, yaitu senyawa yang dihasilkan oleh proses hidrolisis lipid, misalnya asam lemak, gliserol, dan sterol.
Penggolongan Lipid menurut Struktur Kimianya
Dalam bagian ini penggolongan lipid dilakukan berdasarkan kemiripan struktur kimianya, yaitu
(1) asam lemak;
(2) lemak;
(3) lilin;
(4) fosfolipid;
(5) sfingolipid;
(6) terpen;
(7) steroid;
(8) lipid kompleks.