Umum

Apa adalah utilitas?

Di bidang ekonomi, kita berbicara tentang utilitas untuk merujuk pada ukuran kepuasan konsumen ketika memperoleh produk atau layanan. Dengan kata lain, ini mengacu pada kepentingan atau manfaat yang diperoleh dari kenikmatan barang atau jasa, dan karena itu menentukan sejauh mana barang tersebut diinginkan (disebut permintaan).

Dengan cara ini, semakin besar utilitas barang atau jasa, semakin besar permintaannya, yang, ditambahkan ke sisa barang dan jasa di area pasar ( penawaran), akan memungkinkan mencapai kesimpulan mikroekonomi yang penting, seperti terkait dengan perilaku konsumen.

Biasanya, kegunaan suatu barang dianggap memiliki tingkat subjektivitas yang tinggi, karena konsumen yang berbeda dapat mengevaluasinya secara berbeda dan oleh karena itu lebih memilih merek atau barang lain, sesuai dengan selera, sumber daya, atau kondisi budaya mereka. Hal ini membuat mengukur kegunaan barang atau jasa secara akurat selalu menjadi tugas yang sulit.

Namun, dalam studi ekonomi mikro, utilitas biasanya direpresentasikan secara grafis sebagai fungsi produk dari perpotongan antara utilitas (sumbu y) dan kuantitas barang yang dikonsumsi (sumbu x).

Fungsi tersebut naik secara merata ke titik yang dianggap sebagai titik utilitas maksimum, yang bervariasi sesuai dengan barang dan segmen pasar, tetapi dari mana utilitas tetap stabil, karena barang atau jasa tidak lagi dikonsumsi: kepuasan konsumen tidak dapat lagi meningkat sama sekali, karena kebutuhan sepenuhnya tertutup.

Lihat juga: Profitabilitas