Belajar dipahami sebagai proses melalui mana manusia memperoleh atau memodifikasi kemampuan, keterampilan, pengetahuan atau perilaku mereka, sebagai hasil dari pengalaman langsung, studi, pengamatan, penalaran atau instruksi. Dengan kata lain, belajar adalah proses membentuk pengalaman dan mengadaptasinya untuk kesempatan masa depan: belajar.

Berbicara tentang belajar memang tidak mudah, karena ada berbagai teori dan pendekatan terhadap fakta tersebut. Yang jelas adalah bahwa manusia dan hewan yang lebih tinggi diberkahi dengan kapasitas tertentu untuk menyesuaikan perilaku dan memecahkan masalah yang dapat menjadi hasil dari tekanan lingkungan atau peristiwa kebetulan, tetapi juga dari proses sukarela (atau tidak) pengajaran.

Manusia belajar terkait dengan pengembangan pribadi dan terjadi paling baik ketika subjek termotivasi, yaitu ketika dia ingin belajar dan berusaha untuk melakukannya. Untuk melakukan ini, ia menggunakan ingatannya, rentang perhatiannya, penalaran logis atau abstraknya, dan berbagai alat mental yang dipelajari psikologi secara terpisah.

Semakin banyak yang diketahui tentang dinamika pembelajaran, di sisi lain, strategi pendidikan yang lebih baik dapat dirancang dan penggunaan yang lebih baik dari kapasitas mental bawaan manusia. Mereka yang bertanggung jawab atas ini adalah para pendidik.

Lihat juga: Psikopedagogi