Apa itu eksogami?

Perkawinan sedarah cenderung pada pemiskinan materi genetik.

Eksogami (dengan awalan exo, asing, dari luar), sebagai lawan dari perkawinan sedarah, terdiri dari pencarian pasangan yang layak untuk melakukan cinta atau hubungan seksual di luar lingkungan keluarga dekat, yaitu antara kelompok manusia yang aneh atau tidak dikenal.

Eksogami adalah konsep sentral dalam konstitusi populasi manusia dan peradaban kita, karena kita adalah makhluk yang suka berteman (kita cenderung ke arah kelompok) dan kita berusaha untuk mempertahankan keragaman genetik, budaya dan bahasa dalam populasi kita, yang memperkaya kemungkinan kita.

Perkawinan sedarah (dengan awalan endo, internal, di dalam), di sisi lain, adalah kecenderungan untuk mereproduksi atau bergabung hanya dengan mereka yang dianggap setara, atau mereka yang termasuk dalam kelompok sosial atau keluarga yang sama.

Ini adalah tren konservatif, yang memandang keragaman sebagai ancaman dan bukan keuntungan, dan karena itu cenderung memiskinkan (demi pelestarian) materi genetik komunitas.

Kedua istilah tersebut dapat digunakan tidak hanya untuk masalah genetik atau reproduksi, tetapi juga sebagai sikap politik, sosial dan budaya dalam kehidupan, tergantung pada apakah orang lebih menyukai kekayaan hibriditas atau pemiskinan yang murni.