Sosial Umum

Apa itu hukum privat?

hukum privat merupakan cabang dari hukum positif (yang tertutup sehingga secara eksplisit dalam undang-undang dan badan hukum tertulis) yang didedikasikan untuk mengatur berbagai kegiatan dan hubungan antara warga negara, mulai dari situasi kesetaraan hukum di antara mereka.

Hukum privat berbeda dari hukum publik, yang berhubungan dengan hubungan negara, meskipun juga berkaitan dengan situasi di mana administrasi publik bertindak sebagai individu lain (dan bukan sebagai negara normatif). Perbedaan antara kedua aliran hukum ini berasal dari zaman kuno (yurisprudensi Kekaisaran Romawi) dan merupakan dasar bagi sistematisasi hukum seperti yang kita pahami sekarang.

Cabang hukum ini diatur oleh dua sila mendasar, yaitu:

  • Otonomi kehendak. Ini menetapkan bahwa interaksi antara orang-orang, dalam mengejar kepentingan mereka sendiri, dilakukan atas kehendak bebas mereka sendiri, tanpa adanya paksaan, penipuan, kekerasan atau kewajiban. Hanya dengan demikian mereka dapat memiliki kekuatan hukum, asalkan mereka tidak bertentangan dengan apa yang ditetapkan dalam suatu tatanan hukum.
  • Persamaan di depan hukum. Dalam perbuatan-perbuatan pribadi, subjek-subjek hukum tunduk pada kerangka hukum yang sama dan berada pada titik persamaan di hadapan hukum, yaitu, tidak luput dari rancangannya dan tidak dapat menuntut sesuatu dari yang lain tanpa persetujuan kehendak.

Lihat juga: Hukum Dagang