Karma adalah, dalam budaya populer, sebuah konsep yang berhubungan dengan takdir. Bagi beberapa agama Timur, ini terkait secara murni dan eksklusif dengan tindakan yang berasal dari tindakan manusia. Ini adalah kepercayaan sentral dan mendasar dari berbagai doktrin Timur.

Konsep karma adalah ungkapan yang berasal dari bahasa Sansekerta dan digunakan oleh agama-agama dharma (Buddhisme, Jainisme, Hinduisme, dan Sikhisme). Diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol dan diterima oleh agama-agama timur utama, itu berarti fakta atau tindakan yang dilestarikan manusia dari kehidupan masa lalu dan yang akan berfungsi untuk mempromosikan pembelajaran yang sepenuhnya berguna untuk reinkarnasi di masa depan.

Menurut kepercayaan Timur, karma terbentuk dari inkarnasi ke inkarnasi, dan menunjukkan apa yang harus dipelajari setiap manusia selama setiap reinkarnasinya. Oleh karena itu, jika seseorang membuat keputusan yang buruk dalam satu kehidupan, ini akan tercermin dalam kehidupan yang akan datang, sehingga ia memiliki kemungkinan untuk belajar tentang keputusan itu dan membuat keputusan yang benar. Di sisi lain, jika keputusan yang dibuat selama seumur hidup adalah positif dan menyebabkan pembelajaran pada manusia, Anda akan menikmati segala sesuatu yang, selain pencapaian dan pembelajaran, menyebabkan getaran energi yang baik yang beredar di alam semesta.

Lihat juga: Mantra