Apa itu kesadaran sosial?

Kesadaran sosial adalah studi atau aktivitas mental yang melaluinya seseorang dapat menyadari keadaan individu lain atau bahkan dirinya sendiri dalam suatu komunitas atau kelompok.

Kesadaran sosial adalah jenis kesadaran tertentu. Kesadaran adalah konsep psikologis, mungkin salah satu yang paling penting dalam disiplin ini. Namun, itu tidak eksklusif untuk psikologi; Filsafat telah menjadi salah satu cabang ilmu pertama yang bertugas merefleksikan peran kesadaran dalam pengetahuan.

Kesadaran dapat dipahami sebagai kapasitas untuk menalar, di mana kita dapat menafsirkan rangsangan dan sensasi eksternal dan bahkan internal (yaitu, keadaan mental). Kesadaran diri, yaitu mengenali diri sendiri sebagai entitas rasional yang berbeda dari apa yang mengelilinginya, adalah salah satu perbedaan utama dengan makhluk hidup lainnya.

Sekarang, jika kesadaran adalah kemampuan untuk bernalar, untuk berhubungan melalui intelek kita dengan diri kita sendiri dan dunia di sekitar kita, apakah kesadaran sosial itu? Hati nurani sosial adalah jenis hati nurani tertentu, itu adalah salah satu yang memungkinkan kita untuk berhubungan dalam masyarakat, membangun hubungan empati dengan orang-orang di sekitar kita. Jenis hati nurani ini sangat penting untuk pengembangan komunitas yang benar, karena membentuk individu yang lebih terhormat, berbudi luhur dan mampu mengembangkan semua potensi mereka.

Kebutuhan dan relevansi kesadaran sosial berbeda-beda, tergantung pada momen sejarah dan bentuk pemerintahan. Dengan sistem monarki, kesadaran sosial tidak selalu menjadi faktor yang relevan untuk cara memerintah, karena tidak peduli seberapa banyak semua aktor sosial menyadari situasi mereka, mereka tidak memiliki cara untuk berkuasa, kecuali untuk revolusi atau perang.

Di sisi lain, dengan Revolusi Prancis, orang akhirnya menjadi warga negara. Hal ini memerlukan perubahan radikal dalam cara hidup individu, karena merupakan tempat lahirnya hak asasi manusia di mana kesadaran sosial dibangun dengan parameter dasar yang tidak dapat dilanggar. Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang membawa kesadaran sosial ke ekspresi tertinggi, menjadi salah satu pilar sistem ini.

Banyak fenomena diktator, terutama yang terjadi sepanjang abad ke-20, memiliki bias ideologis yang mendalam yang menjadikan kesadaran sosial sebagai alat kontrol. Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa banyak ideolog besar dari gerakan politik dan ideologis terburuk memiliki “kesadaran sosial” yang besar.

Sepintas, ini mungkin bertentangan dengan apa yang telah dikatakan di atas, tetapi perlu untuk membuat klarifikasi: seperti yang kita katakan, kesadaran sosial adalah kemampuan untuk mengenali situasi di mana kita menemukan diri kita sehubungan dengan orang lain, tetapi ini tidak selalu harus diterjemahkan ke dalam sikap yang baik terhadap yang lain. Kesadaran sosial dapat direduksi menjadi karakter instrumentalnya, menafsirkan konteks sosial untuk mengambil langkah-langkah yang dapat memandu perilaku individu.

Lihat juga: Sosialisasi