Kesehatan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh, dan bukan hanya bebas dari penyakit atau penyakit.

Definisi ini adalah hasil dari evolusi konseptual, karena muncul sebagai pengganti gagasan yang telah lama dipegang, yang menganggap bahwa kesehatan, secara sederhana, adalah tidak adanya penyakit biologis.

Mulai tahun 1950-an, WHO merevisi definisi ini dan akhirnya menggantinya dengan yang baru, di mana gagasan kesejahteraan manusia melampaui sekadar fisik. Organisasi Kesehatan Pan Amerika kemudian memberikan satu informasi lagi: kesehatan juga berkaitan dengan lingkungan di sekitar orang tersebut. Dr. Floreal Ferrara mengambil definisi WHO dan mencoba melengkapinya, membatasi kesehatan pada tiga bidang yang berbeda:

Kesehatan fisik. Ini sesuai dengan kemampuan seseorang untuk mempertahankan pertukaran dan menyelesaikan proposal yang diajukan. Hal ini dijelaskan oleh sejarah adaptasi terhadap lingkungan yang dimiliki manusia, sehingga keadaan kesehatan atau penyakitnya tidak dapat berada di luar interaksi ini.

Kesehatan mental. Kinerja optimal dalam kemampuan yang dimilikinya, terkait dengan lingkungan yang melingkupinya. Kesehatan terletak pada keseimbangan orang dengan lingkungannya dengan cara ini, yang menyiratkan kemungkinan penyelesaian konflik yang muncul.

Kesehatan sosial. Ini merupakan kombinasi dari dua yang sebelumnya: sejauh manusia dapat hidup dengan keseimbangan psikodinamik, dengan kepuasan kebutuhannya dan juga dengan aspirasinya, ia menikmati kesehatan sosial.

Lihat juga: Pembangunan manusia