Apa itu metafora?

Metafora dikenal sebagai kiasan atau figur puitis yang terdiri dari perpindahan makna antara dua kata atau istilah, untuk mengungkapkan hubungan yang menonjolkan atau atribut karakteristik tertentu untuk itu. Dengan kata lain, ini adalah tentang penamaan sesuatu dengan sesuatu yang lain, untuk memaksa asosiasi atau analogi antara keduanya.

Ini adalah prosedur yang banyak digunakan baik dalam bahasa sastra (terutama dalam puisi), dan dalam pidato sehari-hari, karena ini berfungsi untuk memberikan kekuatan yang jauh lebih besar kepada apa yang dikatakan daripada pidato langsung.

Sebuah metafora dapat mempercantik deskripsi, menjadi lucu, ironis, ofensif, mengambil gilirannya tak terduga, atau bahkan menjadi teka-teki, misterius.

Umumnya, metafora dipahami sebagai figur retoris atau ornamen bahasa, dan terdiri dari tiga unsur:

Obyek apa yang benar-benar diucapkan (tenor).

Objek yang dipanggil atau diberi nama (kendaraan).

Hubungan antara kedua istilah (dasar).

Jadi, dimungkinkan untuk berbicara tentang dua jenis metafora, terutama: yang eksplisit, ketika kedua istilah itu muncul dalam ekspresi; dan yang implisit, ketika tenor tidak muncul tetapi harus disimpulkan atau disimpulkan dari ekspresi.

Ini dapat membantu Anda: Fungsi bahasa