Apa itu migrasi eksternal?

Migrasi eksternal atau migrasi internasional dipahami sebagai yang berasal dari negara atau wilayah yang berbeda (dan seringkali jauh) dari tujuan. Dengan kata lain, kita berbicara tentang migrasi eksternal untuk membedakannya dari migrasi dari sektor-sektor di negara yang sama atau wilayah yang sama. Hal ini terutama relevan jika ada perlintasan batas antara daerah asal dan daerah tujuan.

Perbedaan antara migrasi eksternal dan internal ini memungkinkan studi dan pengukuran arus migrasi ke dan dari wilayah tertentu, sehingga membangun keseimbangan migrasi atau keseimbangan migrasi, yang merupakan perbedaan antara emigrasi dan imigrasi. Negara-negara yang warganya cenderung bermigrasi menunjukkan neraca migrasi negatif, sedangkan negara-negara yang biasanya menerima migran menunjukkan neraca migrasi positif. Perhatikan bahwa istilah-istilah ini bersifat matematis dan tidak menghargai (keseimbangan positif tidak selalu berarti sesuatu yang baik atau buruk).

Sepanjang sejarah telah terjadi migrasi eksternal yang sangat besar, terutama yang dimotivasi oleh konflik bersenjata skala besar. Ketika kapasitas untuk menerima jumlah migran melebihi suatu negara, krisis pengungsi atau pengungsi sering terjadi, jika bukan krisis kemanusiaan.

Lihat juga: Kepadatan penduduk