Neoliberalisme (juga disebut liberalisme baru atau liberalisme teknokratis), adalah ideologi politik dan caral sosial ekonomi yang didasarkan pada pasar persaingan bebas sebagai dasar dari setiap ekonomi kapitalis. Ini mengusulkan kebijakan laissez-faire (“biarkan itu dilakukan”, dalam bahasa Prancis), yaitu intervensi negara yang minimal.

Hal ini umumnya dipahami sebagai kebangkitan ajaran liberalisme klasik (atau liberalisme pertama) yang muncul antara abad ketujuh belas dan kedelapan belas. Alasan atau filosofi dasarnya adalah keyakinan akan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sebagai metode yang memadai untuk kemajuan umat manusia.

Namun, sepanjang sejarah ada interpretasi yang berbeda dari istilah ini, karena praktik terkaitnya telah berubah secara signifikan. Sebagai contoh, pada tahun 1930-an, istilah ini dikaitkan dengan caral konduksi ekonomi oleh Negara yang kuat, sesuatu yang kita kenal sekarang sebagai Ekonomi Pasar Sosial.

Namun sejak akhir abad ke-20, hal ini tidak lagi terjadi. Bahkan, pemerintahan Presiden Ronald Reagan (1911-2004) di Amerika Serikat (dari 1981 hingga 1989) dan Perdana Menteri Margaret Thatcher (1925-2013) di Inggris (dari 1979 hingga 1990) dianggap paling representatif. neoliberalisme saat itu. Dalam kedua kasus tersebut, privatisasi dan pembukaan pasar adalah hal yang biasa.

Demikian pula, ekonom Milton Friedman (1912-2006) dan Friedrich Hayek (1899-1992) dianggap sebagai eksponen teoritis utama neoliberalisme. Namun, sering memperdebatkan apa sebenarnya definisi teoritis dan praktis dari neoliberalisme, karena ia memiliki banyak pembela dan musuh saat ini.

Lihat juga: Kapitalisme