Apa itu sistem barter? Apa kekurangannya?

Apa itu sistem barter? Apa kekurangannya?

Sistem barter digunakan pada zaman dahulu untuk pertukaran barang. Itu adalah sistem di mana satu komoditas, produk, atau beberapa barang ditukar dengan yang lain. Misalnya, jika seseorang memiliki 1 kg gula dan dia ingin memiliki 1 kg gula merah sebagai gantinya, dia dapat menukarnya jika ada seseorang yang mau menukar gula merah dengan gula. Proses ini disebut komoditas untuk pertukaran komoditas. Selanjutnya, itu digantikan oleh sistem moneter.

Kekurangan Sistem Barter

Dalam ekonomi besar, pertukaran Barter tidak layak.

Di bawah sistem barter, tidak mungkin untuk meneruskan kekayaan seseorang.

Dalam upaya mencari seseorang untuk menukar surplusnya, dalam sistem barter, seseorang pada akhirnya akan mengeluarkan biaya yang sangat tinggi.

Mempertimbangkan contoh beras yang sama, ini adalah barang yang mudah rusak, seseorang tidak dapat menyimpannya seperti uang, apalagi uang tidak dapat rusak.

Misalnya, jika seseorang ingin menukar kelebihan beras, maka banyak sumber daya dan waktu akan dihabiskan untuk menemukan orang yang bersedia menukarkan barang yang Anda butuhkan.

Apalagi menyimpan beras juga akan membutuhkan banyak ruang, jika ada kendala ruang maka akan menjadi masalah.

Keuntungan Menggunakan Uang Daripada Sistem Barter

Komoditas apa pun dapat ditukar kapan saja dengan menggunakan uang.

Orang memegang uang dengan 2 tujuan utama yaitu motif transaksi dan motif spekulasi.

Jika uang diinvestasikan dalam beberapa instrumen keuangan, Anda bisa mendapatkan lebih banyak uang, yang tidak mungkin dilakukan dalam pertukaran barter.

Jika Anda menyimpan uang di bank, Anda bisa mendapatkan bunga yang sama, sedangkan dalam sistem barter tidak ada yang seperti itu.

Uang diterima secara universal.

Tidak ada kendala seperti kekurangan ruang, saat menyimpan uang.

9