Umum

Apa itu sistem rujukan?

Ketika kita berbicara tentang sistem referensi, kita biasanya mengacu pada seperangkat konvensi yang dibutuhkan pengamat, dalam sistem fisik-mekanik, untuk dapat mengukur posisi dan kuantitas fisik lainnya dari objek yang diteliti.

Ini berarti bahwa kerangka acuan adalah konteks yang diperlukan untuk memahami dimensi dan orientasi suatu objek. Misalnya, jika kita melihat foto tulang dinosaurus, tidak mungkin untuk mengetahui seberapa besar jika kita kekurangan skala. Itulah sebabnya penggaris atau benda diletakkan di sebelahnya, untuk membuat perbandingan. Yang terakhir adalah caral referensi untuk ukuran.

Namun, apresiasi konsep ini dalam fisika tergantung pada perspektif spesifik dari mana ia dipelajari:

Dalam mekanika klasik. Sistem referensi dipahami sebagai sistem koordinat ortogonal yang dengannya kita dapat mempelajari ruang Euclidean, seperti yang terjadi dalam geometri analitik. Misalnya, sumbu koordinat yang membentuk meridian dan paralel yang dengannya kita imajiner mengatur planet kita, memungkinkan pembangunan sistem referensi global yang sekarang kita kenal sebagai GPS (Global Positioning System) dan yang menggunakan garis imajiner ini sebagai referensi untuk menemukan titik di dalam globe.

Dalam mekanika relativistik. Dengan sistem referensi, kita memahami koordinat spasial-temporal yang mengidentifikasi setiap peristiwa fisik yang menarik, berdasarkan empat vektor referensi ortonormal: tiga spasial (tinggi, panjang, kedalaman) dan satu temporal (waktu).

Ini dapat membantu Anda: Skala grafis